Target Kredit Rumah Subsidi Naik 4 Kali Lipat di 2025
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait akan menambah target penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubdisi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 800.000 unit rumah di 2025 mendatang, atau empat kali lipat dari semula.
“Jika sebelumnya target penyaluran KPR FLPP 200.000 unit maka saya berharap tahun depan bisa naik menjadi 800.000 unit. Tentu hal ini membutuhkan banyak dukungan dari berbagai pihak baik pengembang maupun perbankan,” kara Ara, sapaan akrab Maruarar, dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (26/11/2024).
Ia mengatakan, penambahan kuota tersebut sangat penting dan dibutuhkan oleh masyarakat yang ingin memiliki rumah bersubsidi dengan harga dan angsuran yang terjangkau.
“Program KPR FLPP yang disalurkan oleh pemerintah bersama perbankan ini sangat bagus dan perlu ditingkatkan targetnya. Banyak masyarakat yang bisa memanfaatkan KPR FLPP untuk dapat memiliki rumah bersubsidi dengan harga yang murah dan angsuran terjangkau,” ujar Ara.
Menurutnya, program penyaluran KPR FLPP yang telah dilaksanakan pemerintah sejak tahun 2010 sangat baik guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Hal itu karena masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) membutuhkan bantuan pembiayaan KPR sehingga mereka dapat mengangsur dengan biaya angsuran yang tetap dengan masa tenor yang cukup lama.
“Penyaluran KPR FLPP yang dilaksanakan sejak 2010 kalau bermanfaat, bagus dan benar untuk perumahan rakyat harus dilanjutkan dan ditingkatkan targetnya. Saya siap habis - habisan dorong KPR FLPP dan sebagai birokrat juga harus memiliki jiwa negarawan dan jangan saling menyalahkan jika ada pergantian pemerintahan dengan melanjutkan berbagai program bidang perumahan yang ada untuk rakyat,” kata Menteri Ara.
Baca Juga
BP Tapera Telah Salurkan 151.902 Rumah FLPP Senilai Rp 18,56 Triliun hingga Kuartal III-2024

