Airlangga Ungkap Prabowo Ingin Lanjutkan KEK untuk Tarik Investasi
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Presiden Prabowo Subianto meminta kawasan ekonomi khusus (KEK) terus dilanjutkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menarik investasi ke Indonesia.
“Arahan Bapak Presiden terhadap kawasan-kawasan ekonomi ini untuk terus didorong, dilanjutkan, dan juga diproses agar investasi bisa masuk,” ujar Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/11/2024).
Baca Juga
Kementerian Investasi/BKPM Maksimalkan Fungsi KEK Sebagai Daya Tarik Investasi
Beberapa investasi yang diharapkan dapat masuk ke KEK, kata Airlangga, berasal dari sejumlah negara yang dikunjungi Prabowo beberapa waktu lalu.
“Jadi beberapa investor masuk untuk data center dan yang lain untuk didorong,” ucap dia.
Airlangga mengatakan selama 12 tahun ini, KEK telah menghasilkan investasi sebesar Rp 242,5 triliun. Proyek tersebut juga mampu membuka lapangan kerja untuk 151.260 orang.
“Kinerja tahun ini investasinya Rp 68,43 triliun sampai kuartal III-2024 dan mempekerjakan 34.169 orang,” kata dia.
Selain KEK, Airlangga mengatakan Prabowo juga meminta progres pembangunan proyek strategis nasional (PSN) yang ditargetkan 2024-2025 dapat diselesaikan. Dia menyebut sebanyak 18 PSN dapat selesai pada tahun ini.
“Sedangkan 30 proyek lagi akan selesai pada 2025,” ucap dia.
Baca Juga
Gaet Investor Tiongkok, AMAN Bidik Target Investasi KEK Halal Sidoarjo Rp 97,8 hingga 2045
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pembangunan KEK dan PSN dapat berdampak ke masyarakat dan ekonomi. Dia menyebut akan terus mengawal pembangunan 24 KEK dan 228 PSN.
“Mudah-mudahan dengan kolaborasi yang baik antara dua kemenko ini bisa semakin menghasilkan proyek-proyek, program-program juga kawasan-kawasan yang sukses di kemudian hari,” ujar AHY.

