Pinjaman US$ 100 Juta World Bank Hanya Mampu Capai 1,6 Juta SR Layanan Air Bersih (Pamsimas)
JAKARTA, investortrust.id - Program Leader Sustainable Development Bank Dunia, Vikas Choudhary mengatakan, pihaknya telah mengucurkan dana sebesar US$ 100 juta untuk layanan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) di 1,6 juta sambungan rumah (SR) melalui program National Urban Water Supply Project (NUWSP) di Indonesia.
''Melalui proyek ini, investasi IBRD sebesar US$ 100 juta telah mendukung infrastruktur pasokan air di lebih dari 15 pemerintah daerah dan perusahaan air minum serta memberikan bantuan teknis dan pengembangan kapasitas kepada lebih dari 200 pemerintah daerah dan PDAM,'' kata Vikas dalam acara Closing Loan NUWSP di Auditorium PU, Jakarta Selatan, Selasa (19/11/2024).
''Proyek (NUWSP) ini telah memberi manfaat bagi lebih dari 1,6 juta rumah tangga (SR) dengan akses baru dan yang lebih baik ke layanan air perpipaan melampaui target awal 1,2 juta rumah tangga (SR),'' sambung dia.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti memaparkan, target 10 juta SR sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 masih sekitar 16% mencakup layanan Pamsimas RI.
''Salah satu yang dicapai dalam dukungan NUWSP ini 1,6 juta sambungan rumah. Ini sudah terlaksana tapi kalau dihitung-hitung hanya 16% dari target tersebut,'' ujar Diana.
Namun demikian, program NUWSP ini telah menyokong 59 pemerintah daerah serta dukungan finansial Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sektor air minum di beberapa wilayah.
''NUWSP ini juga mendorong 59 pemerintah daerah dan ini juga memberikan dukungan finansial untuk BUMD air minum di wilayah mereka,'' imbuh Diana.

