Bandara VVIP IKN Akan Jadi Bandara Komersial di 2026
JAKARTA, investortrust.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan perubahan status pelayanan bandara very very important person (VVIP) di Ibu Kota Nusantara (IKN), yang akan melayani masyarakat secara umum atau komersial pada tahun 2026.
Demikian disampaikan oleh Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Komjen Pol (Purn) Suntana saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (14/11/2024).
“Kita lihat dulu, setahun, dua tahun. Jangan sampai kita membuat suatu aturan yang akhirnya menjadi useless, tidak dipedomani. Kita berharaplah, kita berdoa bersama untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Suntana menggarisbawahi, pemerintah akan terus menggodok rencana revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara Very Very Important Person untuk Mendukung Ibu Kota Nusantara.
Baca Juga
Kementerian PU Targetkan Pekerjaan Landasan Pacu Bandara IKN Rampung Februari 2025
“Kita tetap menindaklanjuti pembangunan (bandara IKN) dalam segala aspek, baik aspek dalam bidang transportasi, kesiapan bandara, status bandara, dan yang lain-lainnya. Prinsipnya akan kita terus tindaklanjuti sesuai target yang ada,” imbuhnya.
Sebagai informasi, berdasarkan laman hubud.dephub.go.id, bandara IKN kini memiliki nama “Bandar Udara Internasional Nusantara” yang sudah terdaftar International Civil Aviation Organization (ICAO) dengan kode: WALK.
Penggunaan bandara ini masih ditujukan untuk beberapa penerbangan tertentu, seperti pejabat tinggi negara ataupun tamu negara. Bandara IKN ini memiliki klasifikasi 3C dengan kelas Satpel BU,
Adapun pengelolanya ialah UPT Ditjen Perhubungan Udara. Bandara yang berada di Sepaku ini memiliki runaway yang terverifikasi dengan panjang 2.200 meter dan lebar 45 meter. Pesawat yang dapat mendarat di bandara ini adalah jenis Boeing 737-800.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan, penyelesaian pekerjaan landasan pacu (runway) bandara VVIP IKN sekitar Februari 2025 mendatang. Disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra saat ditemui di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (8/11/2024), saat ini tengah dilakukan pengembangan pada landasan pacu dan diharapkan selesai pada Februari 2025.

