Telan Anggaran Rp 1,3 Triliun, Pembangunan SPAM Regional Wosusokas Rampung 2025
JAKARTA, investortrust.id – Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan, progres fisik Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Wosusokas yang menelan biaya senilai Rp 1,3 triliun telah mencapai 93,77% dan siap diresmikan pada awal tahun 2025.
Diketahui, SPAM Regional Wosusokas akan menambah layanan air minum perpipaan di 60.000 sambungan rumah (SR) yang tersebar di Kabupaten Wonogiri, Sukoharjo, Karanganyar, dan Kota Surakarta.
Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti mengatakan, pembangunan SPAM skala regional diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas serta meningkatkan akses air minum aman dan bersih guna mendukung perbaikan kesehatan penduduk Indonesia.
''Pembangunan SPAM Regional Wosusokas sudah mulai dikerjakan secara bertahap sejak 2023 berupa unit produksi dan unit distribusi dengan nilai investasi Rp 1,3 triliun,'' kata Diana dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (14/11/2024).
Ia menerangkan, pekerjaan unit produksi meliputi pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gajah Mungkur berkapasitas 750 liter/detik memakan biaya sebesar Rp 244,8 miliar.
Baca Juga
Selain tiga unit IPA masing-masing berkapasitas 250 liter/detik, lanjut Diana, anggaran tersebut juga digunakan untuk pembangunan reservoir 3.500 m3, kantor operasional, scada/ruang control, bangunan rumah kimia, rumah genset, rumah pompa, workshop, bangunan limbah B3, 4 unit SDB (Slude Drying Bed), rumah jaga, pos jaga, dan musala.
''Konstruksi IPA Gajah Mungkur dikerjakan oleh kontraktor PT Adhi Karya dengan proges telah mencapai 98,36%,'' tambah dia.
Selanjutnya juga dikerjakan empat segmen unit distribusi yakni pembangunan Jaringan Distribusi Umum (JDU) Segmen 1 dan Reservoir Distribusi untuk melayani 8.000 SR di dua kecamatan Kabupaten Wonogiri.
''Paket ini dikerjakan oleh kontraktor PT Brantas Abipraya dengan biaya APBN senilai Rp 235,6 miliar dan progresnya mencapai 92,89%,'' papar Diana.
Kemudian, JDU Segmen 2 dan Reservoir Distribusi dengan manfaat 4.000 SR untuk dua kecamatan di Kabupaten Wonogiri. ''Paket ini dikerjakan oleh PT Wika-Gemilang (KSO) dengan nilai Rp 289,6 miliar dan progres konstruksi mencapai 91,17%,'' lanjut Diana.
Baca Juga
Gen Z dan Milenial Kesulitan Beli Rumah, Pengembang Properti Diminta Lakukan Langkah Ini
Diana juga menerangkan, pembangunan JDU Segmen 3 dan Reservoir Distribusi untuk 20.000 SR di tiga kecamatan Kabupaten Sukoharjo. ''Paket ini dikerjakan oleh PT PP-Selaras (KSO) dengan nilai Rp 260,8 miliar dan progresnya sudah 94,31%,'' kata dia.
Sementara itu, JDU SPAM Regional Wosusokas Segmen 4 dan Reservoir Distribusi dibangun untuk melayani 28.000 SR yang terbagi dari satu kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, dua kecamatan di Kota Surakarta, dan dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar.
''Pekerjaan Segmen 4 dilaksanakan oleh PT Wika-Gemilang (KSO) dengan nilai Rp 263,4 miliar dan progress konstruksi sudah mencapai 92,11%,'' tutup Diana.
Sebagai informasi, Sumber air baku SPAM Regional Wosusokas saat ini dikelola oleh PT Tirta Utama Jawa Tengah (Perseroda) yang berasal dari Waduk Gajahmungkur, lalu disalurkan melalui Intake Silo yang telah dikerjakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU pada 2016-2018.

