Bos MIND ID Jadikan Kolaborasi Freeport dan Antam Jadi Model Sinergi di Anak Usaha Lainnya
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan dua anak usahanya, yaitu PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT Aneka Tambang (Antam). Pasalnya, sinergi yang dilakukan mereka menunjukkan wujud bakti dari hilirisasi, sehingga bisa dijadikan model sinergi bagi anak usahanya yang lain.
Antam dan Freeport sejatinya telah menandatangani kesepakatan, di mana Antam akan membeli 30 ton emas dari Freeport setiap tahunnya selama lima tahun ke depan. Dengan kesepakatan ini, maka Antam tidak perlu lagi melakukan impor bahan baku emas berupa ingot.
“Ini wujud bukti hilirisasi yang sudah membawa faedah dan manfaat yang sangat besar. Tentunya sinergi ini akan kami dorong terus antar anak usaha yang bernaung di bawah MIND ID, dan akan kita jadikan model ke depan, bagaimana satu siklus industri itu bisa kita lakukan di dalam negeri dan oleh bangsa sendiri,” ujar Hendi di Kempinski Hotel, Jakarta, Kamis (7/11/2024).
Baca Juga
Erick Thohir : Kerja Sama Freeport dan Antam Bisa Menghemat Devisa hingga Rp 200 Triliun
Hendi menyebut, dengan dihentikannya impor bahan baku emas ini maka akan menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah. Dia pun mengapresiasi Precious Metal Refinery milik Freeport yang memegang kunci penting dalam proses hilirisasi sektor pertambangan ini.
“Insyaallah ke depan dengan ditandatanganinya sinergi ini, Indonesia akan menghemat devisa. Karena tidak lagi harus impor bahan baku untuk usaha logam mulianya Aneka Tambang. Artinya, rakyat Indonesia akan menikmati hasil dari bumi sendiri dari bahan baku sampai ke bahan jadinya, yang berbentuk dari mulai setengah gram, satu gram, bahkan sampai satu kilo,” ungkap Hendi.
Kolaborasi antara Freeport dan Antam ini juga diapresiasi oleh Menteri BUMN, Erick Thohir. Apalagi hilirisasi merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Sebab, hilirisasi diyakini akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi 8%.
“Tentu Bapak Prabowo terus mendorong yang namanya hilirisasi. Banyak program yang beliau terus dorong, swasembada energi dan pangan, hilirisasi, kesehatan, pendidikan. Ini semua menjadi sebuah keberpihakan pemerintah memastikan kita lebih mandiri. Artinya kita harus ada terus improvement untuk bangsa kita. Hilirisasi adalah salah satu opsi yang tidak bisa ditawar,” ujar Erick Thohir.

