Ingin Ciptakan Event Berkualitas, Kementerian BUMN Dorong Indonesia Quality Tourism Fund
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan gelaran Aquabike Jetski World Championship 2024 yang digelar di Danau Toba, Sumatera Utara dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Melihat dampak penyelenggaraan acara semacam ini, dia mendorong dibentuknya Indonesia Quality Tourism Fund.
“Kami percaya multiplier effect dari event sangat besar. Oleh sebab itu, kami di pemerintah mendorong adanya Indonesia Quality Tourism Fund yang memberikan ruang bagi kita untuk membuat event-event berkelas dunia,” kata Tiko, sapaan Kartika, di kantor InJourney, Jakarta, Kamis (31/10/2024).
Tiko mengatakan Kementerian BUMN dan InJourney sedang mendorong seluruh Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) untuk menjadi destinasi berkelas dunia. Lima wilayah yang menjadi lokasi DPSP di antaranya Danau Toba di Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika di Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, dan Likupang di Sulawesi Utara.
Baca Juga
“Kita berharap penyelenggaran event ini ada perbaikan infrastruktur yang kita laksanakan dengan pemerintah dan bisa menghasilkan traffic yang terbaik, terutama traffic wisatawan mancanegara,” ujar dia.
Berkaca pada penyelenggaraan F1 Powerboat 2023, Tiko memaparkan, terdapat 25.000 kunjungan dari wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara dengan impact sebesar Rp 1,7 triliun.
“Dengan biaya yang hanya sekitar Rp 70 miliar bisa menghasilkan implikasi sebesar Rp 1,7 triliun,” tutur dia.
Tiko melihat penyelenggaraan acara berskala internasional menjadi pendekatan luar biasa untuk mendorong Danau Toba menjadi destinasi berkelas dunia.
Plt Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Maya Watono berharap kesuksesan gelaran F1 Powerboat 2023 dapat terulang pada gelaran Aquabike Jetski World Championship 2024. Maya mengatakan F1 Powerboat 2023 membuat Danau Toba dinobatkan sebagai Top 50 Most Visit Destination In The World.
“Kita tahu ini adalah katalis untuk membangun suatu destinasi, di mana ini nation branding dan nation branding ini bisa membawa Indonesia mendunia,” kata Maya.

