Wakil Ketua DPR Paparkan Peran Luhut Binsar Pandjaitan Sebagai Ketua DEN dan Penasihat Khusus Investasi
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua DPR, Ahmad Sufmi Dasco menjelaskan posisi Luhut Binsar Pandjaitan sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Investasi dan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN). Dengan posisi ini, Luhut menjadi sosok yang dilantik dua kali selama dua hari di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kalau Pak Luhut sebagai Ketua DEN itu memberikan masukan kepada presiden tentang ekonomi di nasional maupun global,” kata Dasco, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2024).
Baca Juga
Prabowo Lantik 7 Tokoh sebagai Penasihat Khusus, Ada Luhut hingga Terawan
Menurut Dasco, kolaborasi antara utusan khusus, kepala badan, dan kementerian terkait tidak akan berbenturan. Utusan khusus presiden, berdasarkan nomenklaturnya, mendapat tugas langsung dari presiden.
“Penasihat khusus itu input atau masukannya kepada presiden. Presiden mempertimbangkan dalam mengambil Keputusan, sehingga menurut saya itu nggak akan tumpang tindih,” ujar dia.
Mantan Menko Kemaritiman dan Investasi (Marinves), Luhut Binsar Pandjaitan dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Investasi. Setelah dilantik menjadi Ketua DEN, Luhut bercerita diminta Prabowo membantu tata kelola pemerintahan agar lebih baik.
"Karena tata kelola dengan digitalisasi saya kira akan bisa buat kita menjadi lebih efisien," tutur Luhut di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca Juga
Airlangga: Kemenko Perekonomian Akan Berkolaborasi dengan Luhut
Dalam satu hingga dua tahun mendatang, kata Luhut, ia diminta memaksimalkan sumber pendapatan nasional seperti e-katalog, Simbara, batu bara, nikel, dan kelapa sawit, serta govtech.
"Saya pikir kita bisa lakukanlah kalau kita kerjakan bersama-sama mestinya dalam satu, dua tahun ini," tegas dia.

