Pecah Haru Perpisahan Pak Bas di Kementerian PUPR: Saya Meninggalkan Rumah
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meneteskan air mata selepas mengadakan rapat pimpinan (Rapim) terakhir bersama dengan pejabat eselon I di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (18/10/2024) malam.
Basuki menyampaikan, atmosfer yang ia rasakan di Kementerian PUPR selayaknya ''rumah.''
''PUPR ini rumah saya, bukan kantor saya. Jadi, saya meninggalkan rumah,'' ungkap Pak Bas, sapaan akrab Basuki, saat bertemu awak media.
Terpisah, Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menambahkan, Pak Bas telah menjalani karier di ruang lingkup PUPR selama 45 tahun.
Baca Juga
''Jadi setengah kariernya itu di eselon I dan menteri (PUPR). Jadi ini rumah beliau, bukan kantor. Lebih banyak waktunya di sini, dari pagi sampai hari ini,'' ujar Endra.
Sebelumnya, Basuki pernah menyampaikan, rasa suka dan dukanya selama menjabat sebagai salah satu menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama 10 tahun.
“Saya sudah 45 tahun di PUPR ini, 45 tahun sampai tahun ini, saya punya proud, pride bahwa saya bisa melayani masyarakat ini baik. Sampai sekarang kalau saya di airport, di mana pun orang masih bilang, ‘Terima kasih Pak untuk semua pembangunannya,’ walaupun saya agak ngeri juga dapat ucapan terima kasih. Jadi itu membuat saya merasakan kemanfaatan saya sebagai menteri,” ucap Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (4/10/2024).
Basuki juga pernah bercita-cita untuk masuk ke sektor perminyakan namun panggilan jiwanya berada di birokrasi pemerintahan.
Baca Juga
“Tujuan saya dulu pengennya masuk dunia perminyakan. Tapi ternyata saya nggak cocok jiwanya (di industri perminyakan). Jadi saya lebih ke arah birokrat. Saya kira beda memang niatan bekerja di industri dengan di birokrasi, itu sangat berbeda,” ungkap dia.
Bahkan, pria berusia 69 tahun itu mengungkapkan kiat hidup sehat selama 45 tahunnya bekerja di sektor infrastruktur. “Ikhlas dan happy,” tutup Basuki.

