Rolls-Royce Kuasai 52% Market Share Pasar Pesawat Berbadan Lebar di Dunia
JAKARTA, investortrust.id - Rolls Royce saat ini menguasai 52% market share pemasok mesin untuk pasar pesawat berbadan lebar (wide body) di seluruh dunia.
“Dengan latar belakang tersebut, selama 20 tahun terakhir, kita mengembangkan pangsa pasar kita secara signifikan di segmen yang kita putuskan yaitu segmen pesawat berbadan lebar. Saya percaya hari ini, kita lebih dari 52% mengasai pangsa pasar pesawat berbadan lebar,” ujar President of Rolls Royce South-East Asia, Pacific & South Korea Dr. Bicky Bangu menjawab investortrust.id, di Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Hingga saat ini, Rolls Royce mengatakan bahwa pihaknya masih akan beroperasi di pasar pesawat berbadan lebar. Ia percaya, bahwa pasar pesawat berbadan lebar masih akan terus berkembang.
“Saya percaya hal ini akan terus berkembang, karena mesin Trent XWB dari A350 merupakan mesin paling efisien yang tersedia hari ini. Lebih efisien 15% dari generasi pertama Trent. Pengurangan persentase bahan bakar menjadi penghematan yang signifikan terhadap biaya operasional maskapai,” terangnya.
Bicky mengeklaim Trent XWB sebagai mesin pesawat berbadan lebar paling efisien di dunia yang diproduksi oleh Rolls-Royce. Mesin ini dirancang, direkayasa, dan dioptimalkan untuk Airbus A350, yang menghasilkan pembakaran bahan bakar dan emisi CO2 yang 25% lebih rendah.
Baca Juga
“Kita tahu bahwa Trent XWB akan terus digunakan selama 20-25 tahun dan lebih. Kami juga telah berinvestasi dalam generasi berikutnya (Ultrafan). Mesin ini punya arsitektur yang berbeda dengan Trent XWB, karena Trent XWB tidak menggunakan single core, tapi multi core, yang disebut ultrafan,” paparnya.
Menurutnya, mesin pesawat jenis Ultrafan akan 10% lebih efisien dibanding mesin terefisien yang ada saat ini. “Jadi, kita akan mencapai efisiensi sampai 25%,” paparnya.
Ke depan Bicky mengungkapkan bahwa Rolls-Royce juga berpotensi masuk ke pasar pesawat berbadan kecil. “Ini bukan keputusan yang kita buat hari ini. Jadi, memiliki mesin yang paling efisien, dan arsitektur baru yang bisa melakukan skala penuh dari badan kecil dan badan lebar, memberikan kelebihan komparatif yang sangat kuat,” terangnya.
Baca Juga
Garuda Indonesia (GIAA) Kantongi Peringkat idBBB dengan Prospek Stabil
Lebih lanjut, ia memaparkan Rolls-Royce memasok 80% dari semua pesawat berbadan lebar di Indonesia. Hal ini membuatnya menjadi pemasok mesin pesawat berbadan lebar (wide body) terbesar di Indonesia, yang mendukung dan melayani Garuda Indonesia dan Lion Air untuk rute regional dan antar-benua.
Lebih lanjut, Rolls-Royce Trent 700 menjadi sumber tenaga bagi armada Airbus A330 milik maskapai nasional Garuda Indonesia, dan generasi baru dari mesin ini, Trent 7000, mulai digunakan pada pesawat Airbus A330neo milik Garuda pada tahun 2019. Saat ini Garuda memiliki lima pesawat A330neo.
Lion Air mengoperasikan A330 yang ditenagai oleh Trent 700 dan A330neo yang ditenagai oleh Trent 7000. Pesawat-pesawat baru ini telah memungkinkan Lion Air untuk memperluas rute regional dan antarbenua. (CR-4)

