Bidik Makan Bergizi Gratis, Berikan Bahari Indonesia Genjot Produksi Susu Ikan
JAKARTA, investortrust.id - PT Berikan Bahari Indonesia sedang gencar memasarkan susu berbahan baku ikan yang dapat dikonsumsi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan program pemerintahan mendatang untuk meluncurkan makanan bergizi gratis bagi siswa sekolah.
Meski belum ada permintaan resmi dari pemerintah, Founder Berikan Protein Yogie Arry mengungkapkan, kesiapan dalam memenuhi kebutuhan menu susu itu. Bahkan, perseroan telah menggelontorkan belanja modal alias capital expenditure (capex) senilai Rp 15 miliar.
Baca Juga
KKP Ungkap Asal-usul Susu Ikan hingga Dikabarkan Jadi Menu Makan Bergizi Gratis
Yogie menjelaskan, capex senilai Rp 15 miliar dimanfaatkan untuk penambahan aset, bangunan hingga mesin. Untuk Pabrik sendiri, Berikan Bahari mengoperasikan dua pabrik yang terletak di kawasan Indramayu, dan Bekasi, Jawa Barat.
"Capex senilai Rp 15 miliar untuk investasi aset, mesin, sama bangunan," ucap Yogie saat ditemui di Pabrik Berikan Bahari Indonesia, kawasan Indramayu, Jawa Barat, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga
Mengenal Susu Ikan, Produk yang Bakal Jadi Salah Satu Menu Progam Makan Bergizi Gratis
Kendati demikian, Yogie tidak dapat merincikan nilai opex atau pengeluaran untuk biaya operasional. Menurutnya, angka tersebut dapat dihitung, apabila sudah diketahui berapa kapasitas produksi dari perusahaannya.
Namun, Yogie sempat menjelaskan kalau PT Berikan Bahari Indonesia secara optimal bisa memproduksi sebanyak 30 ton Hidrolisat Protein Ikan (HPI) atau produk turunan hasil pengelolaan ikan yang akan dijadikan bahabn membuat susu ikan. "Itu terhantung, kapasitasnya kita mau berapa. Mau fullin berapa tonnya itu tergantung opex," tandas Yogie.

