Mentan Amran Klaim Konsep Pompanisasi Indonesia Mirip dengan Pertanian di Arkansas AS
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim pompanisasi menunjukkan keberhasilan signifikan dalam meningkatkan produksi padi nasional. Ia bahkan menyebut, konsep program yang digagasnya itu selaras dengan metode modernisasi pertanian padi di Arkansas, Amerika Serikat.
Mentan Amran mengatakan, penerapan teknik pompanisasi serupa dengan praktik teruji di Delta Arkansas. Delta Arkansas dikenal sebagai pusat utama produksi padi di Amerika Serikat, berkat kombinasi tanah subur, iklim yang mendukung, dan sumber daya air melimpah dari Sungai Arkansas, Sungai Mississippi, dan Sungai White.
"Di Arkansas, pembangunan stasiun pompa modern dengan kapasitas besar menjadi pilihan strategis untuk memompa air dari sungai dan air tanah," ucap Mentan Amran dalam keterangan tertulisnya, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga
Wamentan Pastikan Program Pertanian Era Presiden Jokowi Dilanjutkan di Pemerintah Prabowo
"Air tersebut didistribusikan langsung ke lahan pertanian padi melalui sistem saluran air, kanal, pipanisasi, serta waduk dan embung penampung guna memastikan pasokan air yang stabil, bahkan selama musim kemarau panjang," tambahnya.
Model pengairan pompanisasi di Arkansas memiliki prinsip yang sejalan dengan program yang digagas oleh Mentan Amran sejak ia kembali menjabat pada Oktober lalu. Dalam waktu kurang dari setahun, Mentan Amran berhasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam produksi padi nasional melalui penerapan teknik ini.
Sebagai informasi, program pompanisasi berhasil meningkatkan produksi beras di tengah El Nino. Berdasarkan data Kerangka Sampling Area (KSA) yang diterbitkan BPS, proyeksi produksi beras pada Agustus sebesar 2,84 juta ton, September 2,87 juta ton, dan Oktober 2,59 juta ton. Hal ini jauh lebih besar dari produksi beras dalam 5 tahun terakhir di bulan yang sama.
Baca Juga
OJK Sebut Potensi Pengembangan Asuransi Pertanian Masih Besar
Selain itu, Mentan melihat langsung pemanfaatan teknologi digital untuk efisiensi penggunaan air irigasi yang juga selama ini telah diterapkan di Indonesia. Melihat fakta menarik selama kunjungan tersebut, kian memperkuat optimismenya untuk mencapai kembali swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai negara pemasok utama kebutuhan beras dunia.
"Dengan sinergi antara teknologi dan metode modern yang terbukti efektif, Indonesia berada di jalur yang tepat untuk meraih keberhasilan dalam sektor pertanian padi. Mentan Amran berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengimplementasikan solusi terbaik demi ketahanan pangan nasional," tandas Amran.

