Jelang Misa Agung Paus Fransiskus di Jakarta, Ini yang Dilakukan Telkomsel untuk Jaga Kualitas Layanannya
JAKARTA, investortrust.id - PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) memastikan kesiapan infrastruktur jaringan broadband terdepan untuk menyambut dan mendukung rangkaian agenda kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, khususnya pelaksanaan Misa Agung yang akan dihadiri lebih dari 87.000 umat Katolik di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (5/9/2024).
Direktur Network Telkomsel Indra Mardiatna menyatakan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan meliputi optimalisasi dan peningkatan kapasitas jaringan di sepanjang jalur dan lokasi untuk memastikan seluruh masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan Paus Fransiskus dapat menikmati pengalaman komunikasi dan digital yang lancar, termasuk dalam kegiatan internal dengan kalangan umat Katolik hingga rangkaian pertemuan kenegaraan lainnya.
"Kami bersemangat dalam menyambut momen penting ini dan berkomitmen untuk menghadirkan layanan komunikasi terbaik selama kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia terutama di Jakarta. Telkomsel telah mengoptimalkan dan meningkatkan kapasitas Jaringan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian acara, termasuk di titik-titik penting yang akan dikunjungi," katanya melalui keterangan resmi yang diterima oleh Investortrust pada Selasa (3/9/2024).
Baca Juga
Indra menjelaskan Telkomsel telah mengoptimalkan dan meningkatkan kapasitas jaringan 5G dan 4G pada 64 menara stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) di berbagai lokasi strategis tempat berlangsungnya seluruh kegiatan dan agenda kunjungan, sejak dari bandara hingga jalur-jalur yang akan dilewati rombongan termasuk area Istana Negara, Masjid Istiqlal, Gedung KWI, dan Gereja Katedral.
Khusus di area SUGBK juga dilakukan penambahan 2 sector Massive MIMO, 5 sector Easy Macro, dan 6 sector lampsite indoor pada BTS eksisting. Optimalisasi infrastruktur jaringan ini ditujukan guna memastikan layanan data dan suara tetap optimal, meskipun dalam kondisi lalu lintas komunikasi yang padat terutama saat penyelenggaraan Misa Suci pada tanggal 5 September 2024 di Stadion Utama GBK yang akan dihadiri oleh lebih dari 87.000 umat Katolik.
"Kami berharap jaringan yang telah kami siapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi semua pihak yang terlibat dalam rangkaian kegiatan Paus di Indonesia. Semoga kehadiran Paus Fransiskus di Tanah Air dapat memberikan manfaat yang besar bagi seluruh masyarakat Indonesia dan tujuan kunjungan beliau tercapai dengan baik," tutup Indra.
Baca Juga
Warga Bisa Lihat Kedatangan Paus Fransiskus di Kedubes Vatikan dari Jarak 50 Meter
Seperti diketahui, Indonesia akan menjadi negara pertama dalam rangkaian kunjungan Paus Fransiskus ke kawasan Asia Pasifik kali ini, dengan mengunjungi Jakarta selama empat hari yakni pada 3-6 September. Berikutnya kunjungan ke Port Moresby (Papua Nugini) dan Vanimo pada 6-9 September 2024, Dili (Timor Leste) 9-11 September 2024, dan terakhir Singapura 11-13 September 2024.
Pada hari kedua kunjungan di Indonesia, Rabu (4/9/2024), Paus Fransiskus akan disambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam upacara selamat datang di Istana Merdeka, Jakarta. Acara dilanjutkan dengan pertemuan bersama kalangan pemerintahan, masyarakat sipil, dan korps diplomatik di aula Istana Negara.
Agenda lain yang sudah dikonfirmasi pada Rabu (4/9/2024) adalah pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, pelaku hidup bakti, seminaris, dan katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta Pusat. Selain itu, pertemuan dengan kaum muda scholas di Graha Pemuda, Jakarta Pusat.
Pada hari Kamis (5/9/2024) atau hari ketiga, Paus diagendakan melakukan pertemuan dengan para tokoh lintas-agama di Masjid Istiqlal pada pagi hari. Paus Fransiskus juga akan memberikan pidatonya.
Pada sore pukul 17.00, Paus Fransiskus akan memimpin Misa Suci bersama umat Katolik di SUGBK. Paus Fransiskus akan membawakan homili atau penjelasan mengenai isi bacaan kitab suci yang dibacakan dalam ibadat atau liturgi.

