Menkominfo Jamin Kualitas Layanan Telekomunikasi di GBK Saat Misa Agung Paus Fransiskus
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi dan internet di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta untuk mendukung Misa Agung bersama Paus Fransiskus pada Kamis (5/9/2024) pekan depan.
Budi Arie menjelaskan peningkatan kualitas layanan telekomunikasi dan internet diperlukan karena sekitar 86.000 umat Katolik akan berada bersamaan di GBK.
"Kominfo terutama untuk menyediakan akses konektivitas internet yang memadai yang bisa mendukung suksesnya acara Misa Agung 5 September 2024," katanya melalui keterangan resmi Kemenkominfo pada Jumat (30/8/2024).
Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan jadwal kunjungan kenegaraan Paus Fransiskus di Indonesia dari tanggal 3 sampai 6 September 2024. Selain menghadiri Misa Agung di GBK, Paus Fransiskus juga akan berkunjung ke Istana Kepresidenan untuk bertemu Presiden Joko Widodo dan mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan termasuk Indonesia Sustainability Forum (ISF) di Jakarta Convention Center (JCC).
Baca Juga
Jokowi dan Paus Fransiskus Bakal Bahas Penyelesaian Perang Gaza dan Ukraina
Terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa seluruh persiapan untuk kunjungan tersebut telah direncanakan dengan matang dan diharapkan berjalan lancar.
“Semua, semua proses sudah direncanakan. Insya Allah nanti semuanya berjalan dengan baik. Karena beliau akan berkunjung ke beberapa tempat dan juga akan mengadakan misa di Gelora Bung Karno yang akan dihadiri oleh umat Katolik Indonesia,” ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media usai meresmikan Bendungan Leuwikeris di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (29/8/2024).
Menurut Jokowi, kunjungan Paus Fransiskus ini tidak hanya sekadar lawatan religius, tetapi juga membawa misi penting terkait isu-isu global. Presiden menegaskan bahwa perdamaian akan menjadi topik utama dalam pembicaraannya dengan Paus Fransiskus, terutama terkait konflik yang saat ini masih berlangsung di berbagai belahan dunia.
Baca Juga
Kunjungan Paus Fransiskus ini merupakan momen bersejarah bagi Indonesia, negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, yang juga dikenal dengan keragaman agama dan toleransi antarumat beragama. Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia juga diharapkan dapat memperkuat pesan perdamaian dan kerukunan di tengah perbedaan, serta memberikan dampak positif bagi hubungan antaragama di Tanah Air.
“Ya, yang berkaitan utamanya, yang berkaitan dengan perdamaian. Saya kira itu yang sangat penting yang akan kita bicarakan dengan beliau agar perdamaian di seluruh konflik perang, baik yang ada di Gaza, baik yang ada di Ukraina, dan konflik-konflik kecil lainnya yang juga ada di beberapa negara juga bisa kita selesaikan,” ungkapnya.
Jokowi juga menyatakan keinginannya untuk mendampingi Paus dalam beberapa agenda selama kunjungannya di Indonesia. Misalnya dalam kunjungan ke Masjid Istiqlal dan misa di GBK.

