Ninja Xpress Beberkan Prospek Bisnis Logistik Usai Pemilu 2024
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan jasa logistik Ninja Xpress mengungkapkan bisnis jasa pengiriman atau logistik tahun ini masih terpantau volatil yang menyebabkan perubahan permintaan atau demand sering cepat berubah.
Chief Marketing Officer Ninja Xpress, Andi Djoewarsa menyebutkan, penurunan permintaan menjadi faktor turunnya prospek bisnis jasa logistik. Adapun permintaan tahun lalu tinggi disebabkan oleh sentimen Pemilu 2024.
“Ada demand yang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Padahal kita tahu kemarin kita bisa ekonomi meningkat tetap 5% gara-gara ada Pemilu (2024). Tapi pada saat sehabis Pemilu, konsumsinya mungkin tidak seperti yang diharapkan. Jadi ada perubahan appetite atau selera pasar untuk tetap membeli begitu,” kata Andi di Kantor Ninja Xpress, Jakarta Selatan, Selasa (27/8/2024).
Kendati demikian, Andi mengklaim pihaknya belum dapat memprediksi bagaimana tingkat permintaan sampai dengan akhir tahun 2024. Hal tersebut dikarenakan faktor eksternal atau kondisi makro ekonomi yang terlalu volatil sehingga dinamika perubahan permintaan terlalu cepat berubah.
Baca Juga
Adi Sarana Armada (ASSA) Bidik Pertumbuhan Pendapatan Logistik Dua Digit
Namun, menurut Andi, pihaknya dapat meningkatkan kualitas pelayanan sebagai strategi utama. Peningkatan ini disebut merupakan hal yang dapat dikontrol Ninja Xpress. “Jadi kita hanya bisa mengontrol apa yang kita bisa kontrol, which is adalah quality,” lugasnya.
Adapun hingga Juni 2024, Ninja Xpress mencatatkan rata-rata pengiriman sebanyak 700.000 paket per hari. Andi menyatakan, angka tersebut tidak jauh berbeda dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
“Jadi kita tetap mempertahankan SLA (service level agreement) kita yang 98%, kita tetap memberikan servis terbaik, kita tetap memberikan (layanan) COD (cash on delivery) ke seluruh Indonesia sampai sekarang. Itu tidak ada yang berubah,” jelas dia.
Selain itu, Ninja Xpress akan terus mengejar kolaborasi dengan brand-brand besar untuk ekspansi bisnis. Terbaru, perusahaan logistik ini bekerja sama dengan Kopi Kenangan melalui layanan Ninja Business-to-Business-Restock atau B2BR.
Baca Juga
Jokowi Ungkap Pembangunan Infrastruktur Pangkas Biaya Logistik Jadi 14%
Kolaborasi tersebut adalah pengiriman "Cerita Roti," di mana tantangan dalam pengiriman roti, seperti menjaga kesegaran dan kualitas produk termasuk juga tantangan penjemputan dan pengiriman barang, dapat teratasi dengan Layanan Ninja B2BR.
Andi juga menargetkan, Ninja Xpress dapat menggaet brand-brand industri ritel, khususnya sektor makanan dan minuman (food and beverages/F&B), melalui layanan Ninja B2BR ini.
“Karena kita merasa bahwa apa yang sudah kita tawarkan Kopi Kenangan merupakan solusi integrasi yang kita bisa customize. Jadi ke depannya kerja sama dengan brand-brand besar, kita akan terus kejar,” pungkasnya.

