Jokowi Ungkap Pembangunan Infrastruktur Pangkas Biaya Logistik Jadi 14%
JAKARTA, investortrust.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pembangunan infrastruktur selama 10 tahun terakhir telah berhasil memangkas biaya logistik dari 24% menjadi 14%. Selain itu, pembangunan infrastruktur juga meningkatkan daya saing Indonesia dari sebelumnya di peringkat 44 menjadi peringkat 27.
Hal itu disampaikan Jokowi dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR/DPD di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Baca Juga
"Dengan pembangunan itu, kita berhasil menurunkan biaya logistik dari sebelumnya 24% menjadi 14% di tahun 2023. Kita bisa meningkatkan daya saing dari sebelumnya peringkat 44 menjadi peringkat 27 di tahun 2024," kata Jokowi.
Jokowi memaparkan, selama 10 tahun telah membangun 366.000 kilometer jalan desa, 1,9 juta meter jembatan desa, 2.700 kilometer jalan tol baru, 6.000 kilometer jalan nasional, 50 pelabuhan dan bandara baru, serta 43 bendungan, dan 1,1 juta hektare jaringan irigasi baru. Jokowi mengatakan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan mampu membangun fondasi dan peradaban baru dengan pembangunan yang Indonesia-sentris.
"Membangun dari pinggiran, membangun dari desa dan membangun dari daerah terluar," paparnya.
Baca Juga
Makna Pakaian Demang dan Kain Ujung Serong Khas Betawi yang Dikenakan Jokowi
Tak hanya memangkas biaya logistik dan meningkatkan daya saing, pembangunan infrastruktur juga memperkuat persatuan bangsa karena akses yang lebih merata dan berkeadilan. Selain itu, infrastruktur memperkuat ketangguhan bangsa Indonesia
"Terbukti dari daya tahan dalam menghadapi pandemi Covid-19, dalam menghadapi perubahan iklim, dan dalam menghadapi geopolitik dunia yang semakin memanas," katanya.

