Kerja Sama dengan Jepang, KKP Bangun Sentra Kelautan dan Perikanan di Ujung Barat RI
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerjasama dengan Pemerintah Jepang melalui Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk membangun Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Sabang, Aceh.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan, pembangunan SKPT menjadi salah satu upaya KKP dalam meningkatkan geliat ekonomi perikanan di daerah terluar yang ada di sebelah barat Indonesia.
Menurutnya, pembangunan Pelabuhan Perikanan SKPT menjadi modal pembangunan daerah-daerah terluar yang memiliki wilayah perairan berbatasan dengan negara tetangga. Ia menilai daerah itu memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang melimpah.
“Saya yakin dan percaya, pengelolaan yang semakin baik dan sinergi yang terus terbangun dengan berbagai pemangku kepentingan, daerah ini akan terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu sentra pembangunan kelautan dan perikanan di masa depan,” ucap Trenggono dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (27/8/2024).
Baca Juga
Kejar Pembangunan Ekonomi Biru, KKP Inisiasi Pendanaan Inovatif dan Kolaboratif
Ia menjelaskan, pelabuhan perikanan SKPT merupakan pusat bisnis kelautan dan perikanan terpadu mulai dari hulu sampai ke hilir, utamanya di pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan, yang ditujukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat lokal berbasis perikanan.
Menteri Trenggono berharap pembangunan ini dapat berkontribusi sebagai stimulan terhadap industri perikanan lokal dan untuk meningkatkan taraf hidup komunitas pesisir dengan nilai tambah produk perikanan yang lebih tinggi serta distribusi keluar pulau.
“Pembangunan ini juga diharapkan dapat mendukung program Penangkapan Ikan Terukur dalam rangka proses transformasi tata kelola perikanan tangkap nasional secara menyeluruh,” ungkapnya.
Sementara itu, Head of Representatives JICA, Sachiko Tadeka menilai, program ini memberikan dukungan fiskal untuk pengembangan fasilitas pelabuhan perikanan di pulau-pulau terluar guna membangun pelabuhan perikanan dan pasar ikan di enam pulau terluar Indonesia, salah satunya di Sabang, Aceh.
Baca Juga
Ekspor Perikanan RI ke Uni Eropa Stagnan Selama 7 Tahun, Ini Biang Keroknya
Pelabuhan perikanan ini nantinya diperuntukkan bagi para nelayan skala kecil, yang mana akan dilengkapi dengan fasilitas gudang penyimpanan berpendingin dan fasilitas produksi es.
“Selain memberikan sarana dan prasarana bantuan, kami juga memberikan pelatihan teknik dan seminar pengembangan perikanan kepada seluruh pengguna SKPT termasuk penduduk lokal dan pengelola fasilitas pelabuhan," terang Sachiko Tadeka.

