Ditutup 2 Bulan, PUPR Pacu Penanganan Jalan Nasional Kuningan - Cikijing
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta dan Jawa Barat PPK 3.4 Provinsi Jawa Barat terus menggenjot penanganan longsor di ruas jalan nasional Kuningan - Cikijing Km. Cn. 51+940.
"Progres saat ini sedang dilaksanakan pengupasan tebing untuk pergeseran badan jalan, pengupasan tanah longsoran dan pembentukan slop lereng," tulis akun Instagram @pupr_jalan_dkijabar, diakses Selasa (27/8/2024).
Pengerjaan berikutnya adalah soil nailling dan shortcreate, borpile untuk pondasi DPT, box culvert untuk cross drain dan pemasangan batu.
Perlu diketahui, para pengguna jalan yang melewati wilayah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka dari arah Kabupaten Ciamis menuju Kabupaten Cirebon dan sebaliknya, sejak Selasa (23/7/2024) harus menggunakan jalur alternatif. Pasalnya, jalan utama wilayah tersebut akan ditutup sekitar dua bulan.
Penutupan jalan dilakukan pihak Unit Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Jawa Barat BBPJN DKI Jakarta dan Jawa Barat Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR.
Hal itu tertulis di surat per tanggal 18 Juli 2024 tentang Permohonan Penutupan Jalan Ruas Jalan Bts. Kab. Kuningan/Majalengka (Cipasung) - Cikijing Km. Cn. 51+940 yang disampaikan kepada Kepala Kepolisian Resort Kuningan dan Kepala Kepolisian Resort Majalengka.
Penutupan jalan nasional tersebut sehubungan dengan pekerjaan Paket Preservasi Penanganan Longsoran Bts. Kab. Kuningan/Majalengka (Cipasung) - Cikijing pada Km. Cn. 51+940. Kontrak proyek Nomor HK0203/PJNWII.III-JBR/PPK3.4/E-Katalog/2024/04 tanggal 4 Juli 2024 dengan penyedia jasa yakni PT Bina Cipta Utama.
Sebagai informasi, penutupan jalan secara total tetap diberlakukan namun situasional sesuai kebutuhan, apabila pada saat pelaksanaan tidak membahayakan pengguna jalan dan tidak mengganggu pekerjaan sehingga kendaraan roda dua dan roda empat dapat melintas.
"Mohon bersabar apabila pekerjaan ini mengakibatkan kepadatan lalu lintas, semoga pekerjaan penanganan longsoran ini dapat berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat meningkatkan kemantapan dan kenyamanan jalan nasional di Jawa Barat," tulis akun @pupr_jalan_dkijabar.

