Diresmikan Jokowi, Begini Penampakan Pasar Jongke Surakarta
SURAKARTA, investortrust.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti meresmikan Pasar Jongke di Kelurahan Pajang, Kota Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (27/7/2024). Pekerjaan rehabilitasi pasar inimenelan biaya sebesar Rp 124,6 miliar.
Jokowi mengatakan, pasar memiliki peran vital dalam menggerakkan perekonomian rakyat, di mana semua barang dan komoditas yang dihasilkan petani, nelayan maupun pengrajin diperjual belikan di pasar rakyat.
Diana Kusumastuti menambahkan pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan untuk memperbaiki fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).
Baca Juga
Resmikan Rehabilitasi Pasar Jongke Solo, Jokowi: Mal Saja Kalah
"Rehabilitasi Pasar Jongke juga diselaraskan dengan kondisi lingkungan dan nilai-nilai kearifan lokal Kota Surakarta, sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman," kata Diana.
Rehabilitasi bangunan Pasar Jongke berada di bawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah. Pekerjaan dimulai sejak Juli 2023 dengan kontraktor pelaksana PT Sinar Cerah Sempurna dengan APBN TA 2023-2024 senilai Rp 124,6 miliar. Pasar Jongke dibangun di atas lahan seluas 17,414 m2 dengan desain bangunan bertingkat 3 lantai seluas 29,542 m2.
Diana menerangkan, Pasar Jongke terdiri dari dari 1.601 unit kios, los, dan workshop dengan pembagian lantai 1 sebanyak 40 kios dan 7 kios gilingan serta 669 los dan 16 los arang. Selanjutnya lantai 2 terdiri dari 88 kios dan 477 los serta lantai 3 digunakan sebagai kios kuliner sebanyak 32 unit serta 19 unit workshop dan 253 pelataran.
Salah satu pedagang, Suryanti menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kementerian PUPR yang telah melakukan rehabilitasi Pasar Jongke. Ia berharap dengan perbaikan Pasar Jongke akan membuat pedagang lebih nyaman berniaga dan menarik pengunjung lebih banyak.
"Saya sudah jualan ayam sekitar 20 tahunan di sini, Pasar Jongke dibangun sekitar tahun 1992-an. Alhamdulillah sekarang sudah seperti mal pasarnya, semoga pengunjungnya senang, jualannya tambah laris," pungkas Suryanti.

