Bisnis Kopi Gula Aren Menjamur, Bos Kopi Tuku Ngaku Tak Khawatir
JAKARTA, investortrust.id - Founder dan CEO Kopi Tuku Andanu Prasetyo tak mengkhawatirkan persaingan bisnis di sektor minuman yang banyak menjual menu kopi gula aren. Ia justru berharap hal itu bisa mendorong pelaku usaha di Tanah Air semakin kreatif.
“Menjadi trigger awal untuk industri kreatif atau anak muda-anak muda di berbagai daerah untuk mengeksplor apalagi budidaya yang ada di daerah mereka,” ucapnya dalam perayaan perjalanan 9 tahun Kopi Tuku di Jakarta Selatan, Kamis (27/6/2024).
Pasalnya, awal menjajaki usaha Kopi Tuku, pria yang akrab disapa Tyo ini menceritakan salah satu latar belakangnya adalah untuk membuat masyarakat yang semula jarang minum kopi, menjadi lebih sering.
Baca Juga
Kopi Tuku Catat Peningkatan Pendapatan 77%, Terjual 50 Ribu Cup Minuman per Hari
Sejak saat itu, ide kreatif menjual kopi susu gula aren tersebut pun menjadi sorotan, dan banyak kerja sama yang dilakukan. Sehingga, ia menilai, industri kopi di Tanah Air seharusnya tidak hanya seputar rasa kopi susu gula aren.
“Jadi kami rasa potensi industri kopi Indonesia sendiri masih jauh lebih besar dari sekedar kopi gula aren itu sendiri,” ungkap Tyo.
“Tapi yang jelas sekarang orang tersadarkan bahwa uang tadinya katanya kopi Indonesia begitu-begitu saja rasanya, tapi ternyata bisa dikonsumsi dengan variasi rasa yang macam-macam,” tambahnya.
Lebih lanjut, terkait adanya pelaku usaha yang meniru Kopi Tuku, Tyo mengatakan bahwa pihaknya juga tidak mengkhawatirkan hal itu. Pasalnya, ia menyebut bisnisnya sudah dilindungi secara hukum melalui Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
“Kami rasa secara legal cukup jelas, kita juga dilindungi hukum secara kekayaan intelektual kan. Jadi sejauh ini banyak sekali tuh beberapa hal yang juga kami pernah bertegur langsung, kita berkomunikasi langsung gitu,” tandas Tyo.

