Soal Rencana RI Ekspor Listrik ke Singapura, Kadin Minta Hal Ini
JAKARTA, investortrust.id - Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Juan Permata Adoe menyambut baik rencana pemerintah untuk melakukan ekspor listrik ke Singapura.
Kendati demikian, menurut Juan, harus ada kerja sama antara Indonesia dengan Singapura apabila ekspor listrik tersebut dilakukan. Salah satunya adalah menjual perusahaan Singapura ke Indonesia.
“Jadi dia harus jual sahamnya, perusahaannya di Singapura kepada Indonesia. Baru bisa ekosistemnya jalan,” ucap Juan saat ditemui di Kantor Kadin, Jakarta Selatan, Jumat (3/5/2024).
Juan menilai perdagangan dengan Singapura harus dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia, khususnya untuk sektor energi dan mineral. Pasalnya, ia menyebutkan negara Singa ini membutuhkannya, dan bergantung pada Indonesia.
Baca Juga
“Banyak industri di Singapura tergantung dengan ekosistem Indonesia. Jadi kalau Singapura tidak melakukan perubahan di dalam approach diplomasi politik perdagangan, ya Singapura akan kesulitan,” terangnya.
“Yang pasti listrik, air, mereka kan kurang. Negara kecil tapi penduduknya lumayan dan daya belinya kuat. Indonesia ada, tinggal itu dibangun aja. Approach-nya sih menurut saya sudah mau enggak mau harus kerja sama,” tandas Juan.
Diketahui sebelumnya, pembahasan ekspor listrik ini dilakukan ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan dari Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong, di Istana Kepresidenan Bogor, Senin (29/4/2024).
Baca Juga
Bertemu PM Singapura, Jokowi Bicarakan Rencana Ekspor Listrik
Presiden Jokowi menyebut bahwa rencana perdagangan listrik antara Indonesia dengan Singapura sedang diupayakan. Hal ini diyakini menjadi langkah yang baik bagi kedua negara.
“Rencana ekspor listrik ke Singapura terus didorong. Ini termasuk investasi industri hijau pendukung,” kata Presiden Jokowi, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (29/4/2024).

