Perusahaan Jepang Ini Ungkap Daya Tarik Investasi Data Center Indonesia ketimbang Singapura, Apa Itu?
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Indonesia semakin menarik bagi pelaku industri data center di tengah meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital dan kecerdasan buatan (AI) di Asia Tenggara ketimbang Singapura. Hal itu disampaikan oleh Managing Director Japan & APAC NTT Global Data Centers, Yasuhiro Kajiki.
Menurutnya, keterbatasan lahan dan pasokan energi di Singapura turut membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya sebagai pasar strategis. Kondisi tersebut membuat sejumlah negara lain di kawasan mulai dilirik sebagai alternatif pengembangan infrastruktur digital.
“Indonesia merupakan pasar terbesar jika merujuk pada besarnya basis pengguna dan perangkat digital di Tanah Air. Faktor itu pula yang menjadi salah satu pertimbangan NTT dalam menentukan prioritas investasi di kawasan," jelas Kajiki dalam konferensi pers peresmian Data Center JKT2A di Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Namun demikian anak perusahaan 'Telkom-nya' Jepang itu menilai bahwa Indonesia memiliki kompetitor seperti Malaysia dan Thailand untuk mengembangkan industri data center. Ketiga negara tersebut semakin relevan ketika kebutuhan kapasitas komputasi untuk AI terus meningkat.
Baca Juga
NTT DATA Tambah Kapasitas Data Center Jakarta 12 MW untuk Kebutuhan AI
Meski enggan mengungkapkan nilai investasi yang disiapkan untuk pengembangan bisnis data center di Tanah Air, Kajiki mengatakan Indonesia menjadi salah satu pasar utama dalam prioritas investasi global NTT.
"NTT saat ini memusatkan perhatian pada kawasan metropolitan Jakarta karena permintaan pasar yang dinilai kuat. Perusahaan juga memantau peluang pengembangan di wilayah lain, termasuk Batam, seiring pertumbuhan kebutuhan infrastruktur digital," akuinya.
Besarnya pasar domestik menjadi modal bagi Indonesia untuk menarik investasi data center di tengah persaingan regional. Ketersediaan lahan, energi, dan konektivitas akan menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan peluang tersebut.
Sebelumnya NTT DATA telah meresmikan Jakarta 2 Annex Data Center (JKT2A) dengan kapasitas IT sebesar 12 megawatt (MW) di Jakarta. Fasilitas ini sekaligus memperkuat infrastruktur digital perusahaan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan cloud, kecerdasan buatan (AI), dan transformasi digital di Indonesia.
JKT2A berada di kawasan NTT Global Data Centers dan terhubung langsung dengan fasilitas Jakarta 2 (JKT2). Lokasi tersebut menjadi salah satu pusat konektivitas di Jakarta yang telah menampung lebih dari 240 penyedia jaringan, JKT-IX, layanan cloud, dan koneksi kabel bawah laut.
