Dari IKN ke Markas PBB, Basuki Siapkan Promosi Pembangunan Ibu Kota Baru
Poin Penting
|
IKN, investortrust.id — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menyiapkan data pembangunan ibu kota baru untuk dipromosikan ke kantor pusat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono menyatakan, promosi tersebut akan dilakukan melalui United Nations Information Centre (UNIC), seiring dengan penerapan prinsip-prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam pembangunan IKN.
“Sehingga ini nanti bisa dipromosikan, termasuk dalam pembangunan IKN yang mengimplementasikan Sustainable Development Goals (SDGs) principles,” kata Basuki dalam keterangan resmi, dikutip Senin (26/10/2026).
Basuki menambahkan, Otorita IKN akan meminta data-data pembangunan untuk selanjutnya dipromosikan ke kantor pusat PBB. “Nah, ini kami nanti dengan IKN akan minta data-datanya semua, itu bisa dipromosikan ke United Nations di headquarter-nya,” ujarnya.
Terpisah, Direktur United Nations Information Centre (UNIC) Miklos Gaspar menyampaikan, pembangunan IKN mengimplementasikan prinsip-prinsip SDGs.
Menurut Gaspar, penerangan biru di sejumlah ikon Indonesia dalam peringatan Hari PBB juga menghubungkan identitas nasional dengan solidaritas global.
Baca Juga
PSSI Bawa Piala Soeratin ke IKN, Tegaskan Sepak Bola Bukan Jawa Sentris
“Dari Monas hingga Borobudur sampai Ibu Kota Nusantara, kita semua memiliki cerita. Menerangi tempat-tempat ini dengan warna biru PBB menghubungkan cerita tersebut dengan sesuatu yang lebih besar,” ujarnya di Jakarta.
Dia menyampaikan, perdamaian tidak hanya ditentukan melalui perundingan, tetapi juga melalui cara masyarakat memperlakukan satu sama lain dan bekerja sama.
“Perdamaian tidak hanya ditentukan di meja perundingan. Perdamaian bergantung pada cara kita memperlakukan satu sama lain, menyikapi perbedaan, dan kesediaan kita untuk bekerja sama,” tutur Gaspar.
Rencana promosi tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari PBB ke-81 pada Sabtu (24/10/2026). Untuk pertama kalinya, IKN berpartisipasi dalam kampanye #UNBlue dengan menampilkan pencahayaan biru khas PBB.
Selain IKN, Monumen Nasional (Monas) di Jakarta dan Candi Borobudur di Jawa Tengah juga diterangi cahaya biru untuk memperingati hari jadi PBB.
Basuki menjelaskan, warna biru melambangkan kesejukan dan perdamaian di tengah kondisi sejumlah wilayah dunia yang masih dilanda peperangan.
“Kenapa blue (biru)? Karena tadi blue itu lambang dari kesejukan, lambang dari perdamaian, di mana di belahan dunia lainnya sedang panas dengan peperangan. Jadi saya kira ini kita support betul untuk perdamaian dunia,” jelasnya.
Baca Juga
Investor Belarus Lirik IKN, Bidik Peluang Bisnis Pupuk Potasium
Dikatakan Basuki, keterlibatan IKN dalam peringatan Hari PBB juga membawa pesan perdamaian. “Iya, saya kira bahasanya, ini kota dunia untuk semua, jadi untuk IKN ini dan ini pesannya pesan perdamaian pasti,” katanya.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari PBB di IKN berlangsung selama dua hari, yakni pada 24–25 Oktober 2026. Selain penyalaan cahaya biru dan kegiatan fun walk, agenda dilanjutkan dengan yoga hingga melukis pada Minggu (25/10/2026).
