MedcoEnergi (MEDC) Akuisisi 10% Hak Partisipasi di 4 Blok Gas Cekungan Kutai dari Eni
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), menandatangani kesepakatan dengan Eni S.p.A. untuk mengakuisisi 10% hak partisipasi non-operator di empat kontrak bagi hasil migas di Cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Transaksi ini memperluas portofolio gas MedcoEnergi sekaligus memperkuat posisinya dalam rantai pasok gas alam cair (liquefied natural gas/LNG).
Empat kontrak bagi hasil atau production sharing contract (PSC) yang menjadi sasaran transaksi tersebut adalah Muara Bakau, Ganal, West Ganal, dan East Ganal. Keempat wilayah itu berada di Cekungan Kutai, salah satu kawasan penghasil gas yang produktif di Indonesia. Aset dalam empat PSC tersebut mencakup lapangan yang telah berproduksi, proyek pengembangan, serta wilayah eksplorasi. Portofolio itu juga mencakup penemuan gas berskala besar Geliga yang baru-baru ini diumumkan.
Baca Juga
Laba Medco Energi (MEDC) Melejit 650% di Semester I-2026, Intip Target hingga Akhir Tahun Ini
Keempat PSC saat ini dioperasikan oleh Searah, perusahaan patungan yang baru dibentuk oleh Eni dan perusahaan energi Malaysia, Petroliam Nasional Berhad. Melalui kesepakatan ini, MedcoEnergi akan memiliki hak partisipasi non-operator sebesar 10%, sedangkan kegiatan operasi tetap dijalankan oleh operator yang ditunjuk.
CEO MedcoEnergi Ronald Gunawan mengatakan transaksi tersebut akan melengkapi portofolio perusahaan di Indonesia. Kesepakatan itu juga memperluas kehadiran MedcoEnergi dalam rantai pasok LNG yang telah didukung infrastruktur dan operasi berskala dunia.
“Transaksi ini melengkapi portofolio kami di Indonesia, memperluas kehadiran kami dalam rantai pasokan LNG yang telah terbangun dengan dukungan infrastruktur dan operasi berkelas dunia,” ujar Ronald dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).
Menurut Ronald, aset yang telah berproduksi dan proyek pengembangan gas berskala besar dapat memperkuat basis produksi jangka panjang perusahaan. Kesepakatan itu juga membuka peluang eksplorasi lebih lanjut di Cekungan Kutai, yang dinilai memiliki prospek menjanjikan berdasarkan hasil eksplorasi terbaru dan potensi penemuan mendatang.
Baca Juga
MedcoEnergi (MEDC) Catat Produksi Migas 170 Ribu BOEPD Semester I 2026
Penambahan hak partisipasi di empat PSC tersebut memberikan akses terhadap portofolio aset dengan tahapan pengembangan yang berbeda. Aset produksi menyediakan basis kegiatan yang telah berjalan, sedangkan proyek pengembangan dan eksplorasi menawarkan peluang pertumbuhan untuk periode berikutnya.
Meski telah menandatangani kesepakatan, transaksi belum efektif. Penyelesaiannya masih bergantung pada pemenuhan persyaratan yang berlaku, termasuk persetujuan Pemerintah Indonesia.
