Lapor ke Prabowo-Hashim, Menteri Ara Bongkar Aksi Gotong Royong Program 3 Juta Rumah
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait (Ara) melaporkan sejumlah progres penyediaan dan renovasi rumah kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Perumahan Hashim Djojohadikusumo.
Ara menyebut, sejumlah program tersebut dilakukan melalui gotong royong dengan pihak swasta maupun menggunakan dana pribadi demi menggenjot Asta Cita 3 Juta Rumah.
"Tadi saya laporkan kepada Bapak Ketua Satgas (Perumahan), Pak Hashim, bahwa 200 rumah yang akan diberikan gratis di kabupaten, sudah siap. Yang kedua, 103 rumah yang ada di Tapanuli Utara, sudah siap," kata Ara kepada wartawan di Menara 2 BTN, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Baca Juga
Menteri Ara Kucurkan Rp 2,1 Miliar Uang Pribadi untuk Umrah 60 Orang
Menurut Ara, 200 rumah gratis tersebut merupakan bagian dari program CSR Agung Sedayu Group di Cituis, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, lanjutnya, sebanyak 103 unit hunian tetap (huntap) di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, merupakan rumah pascabencana hidrometeorologi yang dibangun menggunakan dana pribadi Ara.
Selanjutnya, Ara turut memaparkan, program renovasi 152 rumah di Menteng Tenggulun, Jakarta, juga telah berjalan. Program tersebut melibatkan sejumlah pihak, termasuk perbankan, PNM, serta arsitek yang memberikan jasanya secara gratis.
"Kemudian Menteng Tenggulun itu 152 rumah (direnovasi) -- Pak Qodari (Kepala Bakom RI) sudah berapa kali datang -- itu komprehensif dengan perbankan, PNM (Permodalan Nasional Madani), arsiteknya 50 gratis (tanpa dibayar) dan sebagainya," ujar dia.
Program renovasi rumah di Menteng Tenggulun merupakan kolaborasi Kementerian PKP dengan sejumlah pihak swasta, antara lain PT Astra International Tbk, Garibaldi 'Boy' Thohir melalui Adaro Group, dan Lawrence Barki melalui PT Harum Energy Tbk.
Kementerian PKP sebelumnya mencatat sebanyak 62 dari total 152 rumah tidak layak huni (RTLH) di kawasan tersebut telah selesai direnovasi pada pertengahan Juni 2026.
Tak hanya itu, Menteri Ara juga menyebut sebanyak 500 rumah yang direnovasi di Johar Baru, Jakarta Pusat, telah siap. Program tersebut merupakan kolaborasi Kementerian PKP dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kadin Indonesia di Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru.
"Kemudian 500 rumah (yang direnovasi) di Johar Baru, juga sudah siap," ucap dia.
Ara mengatakan, sejumlah program tersebut merupakan langkah strategis yang melibatkan gotong royong dari pihak swasta. "Jadi ini langkah-langkah strategis melibatkan gotong royong dari teman-teman swasta, yang saya sebut tadi," imbuh dia.
Selain itu, Ara menyebut telah menghimpun dukungan untuk pembangunan 500 rumah di Nusa Tenggara Timur (NTT) bagi masyarakat terdampak bencana gempa bermagnitudo 7,7. Ia juga menyebut terdapat sumbangan Rp 5 miliar dari dana pribadinya.
"Total juga kita sudah menghimpun buat di NTT 500 rumah yang sudah siap, saya baru bicara panjang dengan gubernurnya, untuk dibangun, dan Rp 5 miliar, itu juga tadi saya sampaikan ke Pak Hashim, Bapak Presiden, gotong royong," terang Ara.
Untuk Nusa Tenggara Barat (NTB), Ara melanjutkan, Rp 1,5 miliar dari kantong pribadinya telah disiapkan untuk pembangunan rumah bagi korban kebakaran di Kampung Adat Sade. "Untuk NTB juga kita sudah menyiapkan Rp 1,5 miliar dari gotong royong untuk rumah yang bernuansa kebudayaan," beber dia.
Sebelumnya, Kementerian PKP bersama Yayasan Buddha Tzu Chi juga membangun 2.603 huntap bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra.
Baca Juga
Hashim Djojohadikusumo Apresiasi Langkah Dirut KAI Genjot 3 Juta Rumah
Dari jumlah tersebut, 2.500 unit didukung Yayasan Buddha Tzu Chi dan 103 unit berasal dari inisiatif pribadi Ara.
"Total ada 2.603 unit hunian tetap yang dibangun tanpa APBN. Sebanyak 2.500 unit didukung Yayasan Buddha Tzu Chi dan 103 unit merupakan inisiatif pribadi saya," kata Ara pada Desember 2025.
