Emas Antam (ANTM) Kembali Berkilau di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam hari ini Senin (3/8/2026) dipantau laman Logam Mulia mencapai Rp 2,610 juta atau naik Rp 7.000 dari Sabtu (1/8/2026) Rp 2,603 juta per gram setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan baru terhadap Iran dan membuka peluang tercapainya kesepakatan yang dapat meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Adapun rekor tertinggi sepanjang sejarah (all time high/ATH) sebelumnya di level Rp 3,168 juta per gram yang dicetak pada Kamis 29 Januari 2026. Sedangkan harga jual kembali (buyback) emas Antam sebesar Rp 2,379 juta atau naik Rp 11.000 dari sebelumnya Rp 2,368 juta.
Harga emas Antam bergerak di tengah harga emas dunia yang menguat pada Senin (3/8/2026). Harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 4.067,06 per ons pada pukul 00.23 GMT. Sementara itu, kontrak berjangka emas Amerika Serikat naik 0,9% menjadi US$ 4.065,60 per ons.
Trump pada Sabtu (1/8/2026) malam mengatakan melalui platform Truth Social bahwa Iran dan sejumlah negara Timur Tengah lainnya telah meminta waktu untuk menyelesaikan kesepakatan yang akan membuka kembali Selat Hormuz secara "segera, lengkap, dan total" serta "mengakhiri ancaman nuklir Iran".
Baca Juga
The Fed Tahan Suku Bunga, Harga Emas Naik 1,9%
Pernyataan tersebut mendorong pasar untuk mengurangi sebagian premi risiko yang sebelumnya melekat pada aset energi akibat potensi eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Harga minyak turun lebih dari US$ 5 per barel pada awal perdagangan Senin. Penurunan tersebut mencerminkan meningkatnya harapan bahwa jalur diplomasi dapat mengurangi risiko gangguan terhadap pasokan minyak global melalui Selat Hormuz.
Harga emas sebelumnya berada di bawah tekanan sejak konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat. Pasar memperkirakan perang yang berkepanjangan dapat mendorong inflasi melalui kenaikan harga energi sehingga bank sentral harus mempertahankan atau bahkan menaikkan suku bunga.
Tekanan terhadap emas juga muncul setelah tiga pejabat Federal Reserve (The Fed) menyampaikan perbedaan pandangan dalam pertemuan kebijakan pekan sebelumnya dan mendukung kenaikan suku bunga. Ketiga pejabat tersebut pada Jumat menyatakan kekhawatiran bahwa inflasi Amerika Serikat dapat tetap berada di atas target 2% The Fed jika biaya pinjaman jangka pendek tidak segera meningkat.
Baca Juga
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Naik Rp 15.000 Jadi Rp 2,616 Juta
Inflasi Amerika Serikat telah berada di atas target bank sentral tersebut selama lebih dari 5 tahun. Kondisi itu membuat arah kebijakan moneter The Fed tetap menjadi salah satu faktor utama yang menentukan pergerakan emas.
Pasar kini mengalihkan perhatian ke sejumlah indikator ketenagakerjaan Amerika Serikat yang akan dirilis sepanjang pekan ini. Data tersebut mencakup laporan lowongan pekerjaan, laporan ketenagakerjaan ADP, klaim pengangguran mingguan, hingga laporan penggajian nonpertanian.
Datar harga emas Antam hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1,355 juta
- Emas 1 gram: Rp 2,610 juta
- Emas 2 gram: Rp 5,160 juta
- Emas 3 gram: Rp 7,715 juta
- Emas 5 gram: Rp 12,825 juta
- Emas 10 gram: Rp 25,595 juta
- Emas 25 gram: Rp 63,862 juta
- Emas 50 gram: Rp 127,645 juta
- Emas 100 gram: Rp 255,212 juta
- Emas 250 gram: Rp 637,765 juta
- Emas 500 gram: Rp 1,275,320 miliar
- Emas 1.000 gram: Rp 2,550,600 miliar.
