Sumur Tingkilan-001 di Kaltara Dibor, Pertamina Bidik Cadangan Migas Baru
Poin Penting
|
TANJUNG SELOR, Investortrust.id - PT Pertamina Hulu Energi Lepas Pantai Bunyu (PHE LPB) menyiapkan kegiatan eksplorasi sumur migas Tingkilan-001 di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), untuk menemukan sumber daya minyak dan gas bumi baru sekaligus mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.
Sosialisasi rencana eksplorasi telah dilaksanakan di Tanjung Selor dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, SKK Migas Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda).
Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun komunikasi terbuka dan kolaboratif sebelum pengeboran sumur eksplorasi dimulai.
Baca Juga
Produksi Migas PHI 2025 Lampaui Target, Cetak Rekor Pertama dalam 5 Tahun
“Kami senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan proyek investasi hulu migas, termasuk proyek eksplorasi Tingkilan ini, sehingga dapat dijalankan dengan selamat, andal, patuh, dan berkelanjutan,” jelasnya dikutip Sabtu (1/8/2026).
Menurut Dony, investasi eksplorasi dibutuhkan untuk menemukan sumber daya baru, menambah cadangan, sekaligus menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi dari wilayah Kalimantan.
Eksplorasi Sumur Tingkilan-001 merupakan bagian dari rencana kerja PHE LPB untuk menemukan sumber daya migas baru di Wilayah Kerja (WK) Maratua. Pengeboran tersebut ditujukan untuk memastikan potensi kandungan hidrokarbon, yakni minyak dan gas, pada Formasi Menumbar. Penentuan target eksplorasi dilakukan berdasarkan kajian geologi, data seismik, serta kemiripan karakteristik dengan sejumlah sumur eksplorasi di wilayah sekitar.
Keberhasilan eksplorasi menjadi penting bagi perusahaan karena kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penemuan sumber daya baru, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga basis cadangan dan produksi migas dalam jangka panjang.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara Sapi'I mengatakan pemerintah provinsi melihat eksplorasi Tingkilan-001 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi sekaligus mendorong investasi di daerah.
“Eksplorasi Sumur Migas Tingkilan–001 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang peningkatan investasi di Kalimantan Utara. Pemprov Kalimantan Utara siap terus berkolaborasi agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan aman, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
SKK Migas Tekankan Keselamatan
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalsul Wisnu Wardhana mengatakan keberhasilan eksplorasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis perusahaan. Dukungan dan kepercayaan dari pemerintah daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan hulu migas.
“SKK Migas berkomitmen memastikan setiap kegiatan hulu migas dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengutamakan aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta keterbukaan informasi. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung kegiatan eksplorasi ini sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi Indonesia,” ujarnya.
Kepala Desa Mangkupadi Muhamad Halid mengatakan sosialisasi menjadi bentuk keterbukaan perusahaan kepada masyarakat terkait rencana kegiatan eksplorasi di wilayah tersebut.
“Kami berharap komunikasi yang baik terus terjalin sehingga masyarakat dapat memahami proses kegiatan, ikut menjaga kondusivitas wilayah, serta merasakan manfaat dari keberadaan industri hulu migas bagi kemajuan Desa Mangkupadi,” ujarnya.
Selain sosialisasi, persiapan eksplorasi Tingkilan-001 juga mencakup penyelesaian aspek lahan. PHE LPB telah menerima dokumen hak guna usaha (HGU) sebagai tindak lanjut proses pembebasan lahan dari PT Bulungan Citra Agro Persada atau BCAP. Serah terima dokumen HGU tersebut dilaksanakan di Jakarta pada Kamis (23/7/2026). Titik pengeboran Sumur Tingkilan-001 berada di area perkebunan milik PT BCAP.
Direktur PT BCAP Bambang Sulis menyatakan dukungan perusahaan terhadap kegiatan Pertamina untuk meningkatkan cadangan migas dan memperkuat ketahanan energi nasional. “Kegiatan Pertamina merupakan kegiatan negara dan demi kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia,” ungkapnya ketika memberikan sambutan.
Baca Juga
PHI dan PHSS Resmikan PKB Baru untuk Dukung Operasi Migas Berkelanjutan
Assistant Manager Land Matters & Formalities PT Pertamina Hulu Indonesia Adi Suryana yang menghadiri serah terima tersebut mengapresiasi dukungan BCAP dalam proses pemanfaatan lahan untuk pengeboran Sumur Eksplorasi Tingkilan-001.
Menurut Adi, sinergi dalam penyelesaian aspek lahan menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran kegiatan eksplorasi, khususnya untuk memastikan kesiapan lokasi pengeboran.
PHE LPB merupakan bagian dari Zona 10 Subholding Upstream Regional 3 yang berada di bawah PT Pertamina Hulu Indonesia.

