Kuasai 16,5% Pasar, Daihatsu Pasang Amunisi Baru Lewat Rocky Hybrid dan New Sigra di GIIAS 2026
Poin Penting
|
TANGERANG, Investortrust.id - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sukses menguasai pangsa pasar 16,5% pada 2025. Capaian tersebut diraih lewat penjualan ritel sebanyak 138 ribu unit.
Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor, Yasushi Kyoda mengatakan, kinerja tersebut membuat Daihatsu tetap bertahan sebagai merek mobil nomor dua di Indonesia selama 17 tahun berturut-turut. Perusahaan pun menyiapkan sejumlah produk baru untuk menjaga momentum pertumbuhan.
“Pada tahun 2025, penjualan ritel Daihatsu mencapai 138.000 unit dengan pangsa pasar sebesar 16,5%. Berkat dukungan tak tergoyahkan dari pelanggan setia kami, Daihatsu telah berhasil mempertahankan posisi nomor dua selama 17 tahun berturut-turut,” ujar Kyoda di Press Day Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7/2026).
Sebagai amunisi baru, Daihatsu meluncurkan Terios Special Edition. Model ini dirancang untuk konsumen dengan gaya hidup aktif di perkotaan dan dipasarkan secara eksklusif selama GIIAS 2026.
Daihatsu juga memperkenalkan New Sigra dengan tampilan yang lebih sporty. MPV entry-level tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia yang terus berkembang.
Baca Juga
Daihatsu Kuasai 17,1% Pasar Otomotif di Juni 2026, Penjualan Meroket 27%
Di segmen kendaraan ramah lingkungan, Daihatsu menampilkan Rocky Hybrid. Mobil hybrid pertama Daihatsu di Indonesia itu mengusung teknologi e-Smart Hybrid yang menawarkan efisiensi bahan bakar lebih baik serta emisi yang lebih rendah.
Kyoda mengatakan seluruh produk yang dipamerkan merupakan bagian dari komitmen Daihatsu menghadirkan solusi mobilitas yang semakin mudah dijangkau masyarakat. “Komitmen ini diwujudkan melalui produk dan inovasi yang dipresentasikan di GIIAS 2026,” tutupnya.
Melalui kombinasi kendaraan konvensional, hybrid, hingga konsep elektrifikasi, Daihatsu berharap dapat mempertahankan daya saing di pasar otomotif nasional. Strategi itu juga diharapkan mampu menjaga pertumbuhan penjualan di tengah meningkatnya persaingan industri otomotif.

