Pertamina Buka Peluang Pasar UMKM Budaya di Kawan Nusantara 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina (Persero) memperkuat dukungannya terhadap pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya melalui penyelenggaraan Kawan Nusantara 2026 di The Dharmawangsa, Jakarta, belum lama ini. Ajang tersebut mempertemukan pelaku UMKM, perajin, desainer, komunitas kreatif, dan pegiat budaya untuk memperluas pasar karya lokal sekaligus meningkatkan nilai ekonomi warisan budaya Indonesia.
Di balik setiap karya tenun, kebaya, anyaman, hingga produk kriya Nusantara, tersimpan potensi ekonomi yang mampu menggerakkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, Pertamina ingin mendorong agar produk budaya tidak hanya dikenal sebagai warisan tradisi, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kawan Nusantara 2026 menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif untuk membangun jejaring, bertukar gagasan, serta memperluas akses pasar. Kegiatan tersebut juga membuka peluang agar produk-produk berbasis budaya mampu meningkatkan daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Baca Juga
Pertamina Bikin UMKM Naik Kelas, Jualan Sampai di Pesawat Pelita Air
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan dukungan perusahaan terhadap Kawan Nusantara merupakan bagian dari komitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui penguatan kreativitas, inovasi, dan kebudayaan. Semangat Energizing Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan energi nasional, tetapi juga melalui upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif yang berbasis pada kekayaan budaya Indonesia.
"Kami ingin membangun ekosistem yang mempertemukan orang-orang kreatif untuk berkolaborasi dan menemukan kembali karya-karya anak bangsa yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia," ujar Baron dalam Talkshow Kawan Nusantara Evolusi di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, dikutip (27/7/2026).
Baron mengatakan pelestarian budaya akan memberikan dampak yang lebih besar apabila mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha kreatif. Untuk itu, Pertamina mendorong agar karya kriya, tenun, kebaya, dan berbagai produk budaya lainnya memiliki nilai tambah yang mampu menciptakan peluang ekonomi baru.
"Kami membangun tidak hanya dari sisi energi, tetapi juga dari sisi kreativitas dan kebudayaan agar bersama-sama dapat memperkuat jati diri bangsa Indonesia," katanya.
Perkuat Daya Saing UMKM Berbasis Budaya
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Pertamina menghadirkan Rumah Kebaya Vielga, UMKM binaan yang mengangkat kebaya bordir bergaya Peranakan dengan ciri khas sulaman halus bermotif bunga dan warna-warna cerah.
Baca Juga
Pertamina Cetak 17.021 Green Warriors Lewat Sekolah Energi Berdikari
Kehadiran Rumah Kebaya Vielga menunjukkan bahwa produk berbasis budaya dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai tambah tanpa meninggalkan akar tradisi. Menurut Pertamina, inovasi menjadi salah satu kunci agar warisan budaya mampu menjawab kebutuhan pasar modern.
Baron menilai kolaborasi antara dunia usaha dan komunitas budaya menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem yang saling menguatkan, mulai dari pelestarian tradisi, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar. "UMKM berbasis budaya memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi sekaligus penjaga identitas bangsa. Karena itu, Pertamina akan terus hadir mendampingi mereka agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujarnya.
