Peluang Boyong Truk EV ke Indonesia, Isuzu Akui Tunggu Kesiapan Ekosistem
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) membuka peluang menghadirkan kendaraan logistik berbasis listrik (electric vehicle/EV) di pasar Indonesia. Namun, realisasi peluncuran masih menunggu kesiapan ekosistem, terutama infrastruktur pengisian daya.
Business Solution Director IAMI, Anjar Rosjadi mengatakan, Isuzu sebenarnya telah memiliki produk kendaraan listrik untuk segmen kendaraan niaga. Model Isuzu ELF EV bahkan sudah dipasarkan di Jepang serta diekspor ke Amerika Serikat dan Eropa.
“Kalau dari sisi produk, kami sudah siap. Isuzu sudah punya ELF EV yang dijual di Jepang dan diekspor ke Amerika maupun Eropa,” ujar Anjar di Karawang, Jawa Barat, Senin (21/7/2026).
Menurutnya, tantangan terbesar bukan pada produk, melainkan kesiapan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Pasalnya, kendaraan niaga sangat bergantung pada keandalan infrastruktur untuk menunjang operasional bisnis.
Baca Juga
Isuzu Siap Genjot Produksi 500.000 Unit Kendaraan, Klaim Sudah Gelontorkan Investasi Rp 2 Triliun
“Kalau di Jepang, kami menjual satu paket, mulai dari kendaraan, maintenance hingga solusi charging. EV memang tidak bisa berdiri sendiri, harus didukung ekosistem yang siap,” sambungnya.
Anjar menjelaskan kendaraan komersial memiliki karakter penggunaan yang berbeda dengan kendaraan penumpang. Mobil niaga digunakan untuk aktivitas logistik jarak jauh sehingga membutuhkan jaringan pengisian daya yang memadai.
“Kalau truk dipakai Jakarta-Surabaya atau Jakarta-Lampung, tapi charging station belum siap, tentu pelanggan akan ragu menggunakan EV,” jelasnya.
Meski demikian, merek asal Jepang itu menegaskan siap menghadirkan kendaraan listrik di Indonesia ketika ekosistem telah mendukung. Perseroan akan terus memantau perkembangan infrastruktur dan kebutuhan pasar sebelum meluncurkan produk EV secara komersial.
