Produksi Pabrik Isuzu di Karawang Capai 300 Ribu Unit Kendaraan, TKDN Tertinggi Capai 62%
Poin Penting
|
KARAWANG, Investortrust.id - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) telah resmi memproduksi kendaraan ke-300.000 di Pabrik Karawang, Jawa Barat. Capaian ini diklaim turut memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi sekaligus ekspor Isuzu di kawasan Asia dan pasar global.
President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Masayasu Hideshima mengatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, Indonesia memegang peran strategis dalam jaringan bisnis global Isuzu.
"Pencapaian 300.000 unit ini tidak mungkin diraih tanpa dukungan pemerintah Indonesia, Astra International, supplier, dealer, serta seluruh karyawan Isuzu. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan," ujar Hideshima di Karawang, Jawa Barat, Senin (20/7/2026).
Ia menjelaskan Pabrik Karawang memproduksi Isuzu Traga, ELF, dan GIGA. Khusus Traga, kendaraan ini juga dikembangkan oleh tenaga kerja Indonesia dan telah dipasarkan ke berbagai negara.
Executive Vice President Manufacturing Isuzu Motors Limited, Masayuki Umeda mengatakan, Indonesia akan tetap menjadi salah satu pilar utama strategi pertumbuhan Isuzu. Menurutnya, kontribusi Indonesia tidak hanya pada penjualan, tetapi juga pengembangan industri otomotif nasional.
"Indonesia tetap menjadi pasar utama dan basis produksi untuk visi global Isuzu. Kami mengharapkan IAMI memainkan peran yang lebih besar dalam membentuk masa depan perusahaan," kata Umeda.
Baca Juga
Ia menjelaskan perusahaan asal Jepang itu juga tengah menjalankan transformasi melalui strategi Isuzu IDx. Program tersebut difokuskan pada pengembangan kendaraan terkoneksi, digitalisasi, serta mendukung target netral karbon perusahaan.
"Pencapaian 300.000 unit bukanlah garis akhir. Ini adalah awal menuju target berikutnya sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam jaringan manufaktur global Isuzu," ujar Umeda.
TDKN tertinggi capai 62%
Di sisi lain, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kris Sasono Ngudi Wibowo mengatakan, Isuzu menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya telah mengantongi sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
"PT Isuzu Astra Motor Indonesia adalah satu-satunya industri yang memproduksi kendaraan komersial yang semua produknya ber-TKDN. Ini perlu diberikan apresiasi yang luar biasa," kata Kris pada kesempatan yang sama.
Ia mengungkapkan Isuzu saat ini memiliki 33 sertifikat TKDN. Bahkan, nilai TKDN ditambah Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) pada produk tertingginya telah mencapai lebih dari 62%.
"Hari ini Isuzu mempunyai 33 sertifikat TKDN dengan rentang yang tinggi. Tertinggi TKDN plus BMP-nya sudah di atas 62 persen. Ini capaian yang luar biasa," jelasnya.
Menurut Kris, capaian ini menunjukkan kuatnya rantai pasok lokal yang dibangun Isuzu selama satu dekade terakhir. Ia optimistis revisi aturan penghitungan TKDN melalui Permenperin Nomor 35 Tahun 2025 berpotensi membuat tingkat kandungan lokal Isuzu semakin meningkat.
"Saya yakin angkanya akan lebih dari 62 persen. Kami siap memberikan pendampingan agar penggunaan komponen dalam negeri terus meningkat," tutupnya.
