Pertamina Tambah 4 Rig Baru untuk Dukung Target Pengeboran PHR
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) memperkuat kapasitas operasionalnya dengan menambah empat unit rig baru untuk mendukung target pengeboran sumur PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Penambahan armada ini diharapkan meningkatkan efisiensi operasi sekaligus menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas bumi nasional.
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan keempat rig tersebut memiliki kapasitas 350 horsepower (HP) dengan tipe mobile rig. Armada baru ini menjadi rig pertama milik perusahaan yang sepenuhnya menggunakan tenaga listrik (fully electric), sehingga lebih ramah lingkungan dan mampu meningkatkan fleksibilitas operasional.
“Rig baru ini berkapasitas 350 HP dengan tipe mobile rig, merupakan rig pertama yang fully electric, lebih ramah lingkungan, dengan menggunakan joy stick system sehingga lebih fleksibel dalam operasional. Mobilisasi rig menjadi lebih cepat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya,” ujar Avep, Kamis (2/7/2026).
Baca Juga
Pertamina-Pupuk Indonesia Teken MoU Strategis untuk Swasembada Energi dan Pangan
Menurut Avep, penggunaan mobile rig memungkinkan proses perpindahan antar lokasi pengeboran dilakukan lebih cepat dibandingkan rig konvensional. Kemampuan tersebut mempercepat siklus pengeboran sehingga mendukung produktivitas operasi di lapangan.
Ia menegaskan, penambahan empat rig baru merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pencapaian target pengeboran sumur yang dikelola PHR. “Keempat rig ini kami siapkan untuk mendukung pencapaian target pengeboran sumur milik Pertamina Hulu Rokan, sehingga produksi migas nasional dapat terus terjaga,” katanya.
Avep menambahkan peningkatan armada pengeboran juga menjadi wujud kontribusi Pertamina Drilling dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional. “Pertamina Drilling berkomitmen untuk terus mendukung kemandirian energi negeri melalui peningkatan kapasitas dan kapabilitas operasional,” ujarnya.
Salah Satu Perusahaan Pengeboran Terbesar di Asia Tenggara
Dengan pengalaman hampir dua dekade, Pertamina Drilling telah berkembang menjadi salah satu perusahaan jasa pengeboran terbesar di Asia Tenggara. Saat ini perusahaan mengoperasikan 58 rig darat (onshore) dengan kapasitas 300 hingga 2.000 HP, dua rig offshore workover berkapasitas 550 HP, serta tiga jack-up rig hasil kolaborasi strategis dengan perusahaan internasional Ades.
Skala operasi tersebut mencerminkan kemampuan industri nasional dalam mengelola kegiatan pengeboran migas berstandar internasional sekaligus mendukung target produksi energi nasional.
Baca Juga
Selain menyediakan layanan pengeboran konvensional, Pertamina Drilling juga menawarkan lebih dari 16 jenis jasa associated drilling melalui skema Integrated Project Management (IPM). Skema ini mengintegrasikan berbagai layanan pengeboran sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara lebih efisien, aman, dan terkoordinasi.
Saat ini Pertamina Drilling terlibat dalam berbagai proyek strategis di lingkungan Subholding Upstream Pertamina yang tersebar di Regional 1 hingga Regional 4, mencakup wilayah operasi dari Sumatra hingga Papua.
Dengan penambahan empat rig baru tersebut, Pertamina Drilling semakin memperkuat kapasitas operasionalnya untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu pemain utama industri jasa pengeboran di kawasan Asia Tenggara.
