Pertamina Manfaatkan AI Siapkan Talenta Global
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), perusahaan penyedia jasa pengeboran migas yang tergabung dalam Subholding Upstream Pertamina, meluncurkan Globe of PDSI atau Global Language Operations for Business in Energy. Program yang diinisiasi Divisi Human Capital tersebut memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan kompetensi bahasa asing pekerja sebagai bekal mendukung ekspansi bisnis perusahaan ke pasar energi internasional.
Berbeda dengan metode pembelajaran bahasa konvensional, Globe mengintegrasikan AI sebagai inti proses belajar. Melalui platform berbasis kecerdasan buatan, para perwira Pertamina Drilling dapat berlatih secara interaktif, memperoleh evaluasi kemampuan secara real-time, serta mengakses materi yang disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di sektor pengeboran dan energi.
Baca Juga
Harga BBM Pertamina Juli 2026: Pertamax Turbo Turun, Pertamax Tak Alami Perubahan
Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan penguasaan bahasa asing kini menjadi kompetensi penting bagi perusahaan yang terus memperluas kiprah di pasar global. Menurut dia, pemanfaatan AI dalam program Globe menjadi terobosan untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Globe merupakan langkah strategis untuk membangun SDM yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki fondasi komunikasi global yang kuat. Dengan dukungan teknologi AI, proses pembelajaran menjadi lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan bisnis internasional," ujar Avep dikutip Rabu (1/7/2026).
Program tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan komunikasi pekerja dalam berbagai aktivitas bisnis internasional. Setiap unsur dalam nama Globe mencerminkan fokus strategis perusahaan, mulai kesiapan menghadapi penugasan lintas negara, penguasaan bahasa berbasis AI, peningkatan kemampuan operasional di bidang pengeboran, well services, serta Health, Safety, Security and Environment (HSSE), hingga penguatan kemampuan komunikasi bisnis dan penguasaan terminologi khusus industri minyak, gas, dan energi.
AI Dorong Pembelajaran Adaptif
Melalui interaksi yang berlangsung secara berkelanjutan dengan platform AI, pekerja dapat memantau perkembangan kemampuan bahasa secara bertahap sekaligus memperoleh materi yang disesuaikan dengan tingkat kompetensi masing-masing. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi kesalahan komunikasi dalam kegiatan operasional serta meningkatkan efektivitas kolaborasi dengan mitra internasional.
Vice President Human Capital Pertamina Drilling Abimanyu Suryadi mengatakan pemanfaatan AI dalam Globe merupakan bagian dari transformasi pengembangan talenta perusahaan menuju sistem pembelajaran digital yang lebih modern, personal, dan berbasis kebutuhan.
Baca Juga
Pertamina Rayakan Seabad Panas Bumi Kamojang dengan Rekor Produksi
"Globe bukan sekadar program belajar bahasa, tetapi ekosistem pembelajaran berbasis AI yang mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan setiap peserta. Kami ingin perwira Pertamina Drilling lebih percaya diri berkomunikasi di lingkungan internasional sekaligus semakin akrab memanfaatkan teknologi AI sebagai bagian dari peningkatan kompetensi dan produktivitas kerja," kata Abimanyu.
Selain mengedepankan inovasi digital, Globe mengusung identitas visual yang mencerminkan arah transformasi perusahaan. Indonesia menjadi simbol fondasi identitas nasional yang siap berkontribusi di tingkat global.
Sementara itu, The Sphere melambangkan semangat menembus batas untuk bersaing di pasar internasional, warna biru merepresentasikan profesionalisme dan kepercayaan, sedangkan warna hijau mencerminkan komitmen terhadap pertumbuhan berkelanjutan melalui penerapan konsep Green Drilling.
