Luhut Yakinkan Investor: Indonesia Tidak Akan Collapse
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengajak para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Dia meyakinkan para investor Indonesia tidak akan runtuh.
“Ini waktu terbaik untuk investasi di Indonesia karena Indonesia tidak akan collapse. Mungkin hanya butuh waktu untuk rebound,” kata Luhut saat paparan diskusi dengan AMRO, di kantornya, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Baca Juga
Airlangga Minta Investor Tak Khawatir soal Kewajiban Lapor Ekspor ke PT DSI
Luhut percaya diri perekonomian Indonesia akan berbalik arah dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi didorong oleh permintaan domestik. Salah satu program yang akan membawa pertumbuhan ekonomi tersebut, yaitu makan bergizi gratis atau MBG.
“Satu hal yang mungkin seharusnya kami evaluasi yaitu bagaimana menjalankannya. Sejujurnya, sejawat dari Indonesia, ingin melakukan percontohan terlebih dahulu,” katanya.
Langkah percontohan ini dilakukan Luhut saat mengembangkan program digitalisasi pemerintah atau government technology. DEN mengembangkan percontahan digitalisasi terpadu tersebut di Banyuwangi, Jawa Timur.
Percontohan ini dilakukan karena kebocoran dari bantuan sosial langsung atau bansos. Pemberian bansos hanya menyentuh ketepatan 77%. Tetapi, melalui percontohan di 44 kabupaten, terdapat pengurangan ketidaktepatan penyaluran bansos.
“Saya rasa solusi terbaik untuk membangun ekosistem yang efisien dan menghindari korupsi adalah dengan digitalisasi dengan bantuan AI (kecerdasan buatan),” kata dia.
Baca Juga
Beredar Surat Keluhan Investor asal China, Purbaya: Kalau Legal Jangan Takut
Upaya untuk mengembangkan sistem digital ini didasari keberhasilan Peduli Lindungi, klaim Luhut. Menurutnya, aplikasi pengawasan warga yang dikembangkan di era pandemi Covid-19 itu menjadi pembeda dalam pengawasan penularan.
“Kita juga berpengalaman dalam e-katalog dan Simbara [Sistem Informasi Mineral dan Batubara]. Sistem Simbara dapat melacak dan memonitor seluruh mineral kritis yang akan diekspor dari Indonesia,” katanya.

