Telkom (TLKM) Dorong AI Berdaulat, Keker Potensi Besar Pasar Sovereign AI
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Telkom Indonesia (TLKM) menyebut pasar artificial intelligence (AI) berdaulat atau sovereign AI di Indonesia berpotensi mencapai ratusan triliun rupiah. Perseroan kini mendorong pembangunan ekosistem AI nasional melalui inisiatif 'AdyaChakra' yang mencakup sovereign AI, sovereign cloud, dan sovereign cyber security.
Direktur Strategic Business Development dan Portfolio Telkom, Seno Soemadji mengatakan, Telkom mengambil peran sebagai penggerak digitalisasi nasional dengan dukungan Danantara. Menurut dia, konektivitas menjadi fondasi utama dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia.
“Prasyarat digitalisasi nomor satu adalah konektivitas. Dan kami memiliki aset infrastruktur yang tentunya menjadi resep yang paling mendasar untuk digitalisasi di Indonesia,” kata Seno di Menara Telkom, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Seno menjelaskan, AdyaChakra dirancang sebagai “awan berdaulat AI” dengan sistem keamanan yang ditujukan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8%. Ia menilai kedaulatan AI juga penting untuk menjaga identitas dan karakter lokal Indonesia di tengah perkembangan teknologi global.
Menurutnya, konsep kedaulatan AI mencakup penguasaan data, operasional sistem, keamanan, hingga yurisdiksi nasional. “Data itu harus reside di Indonesia. Kemudian bagaimana kita memastikan operability itu within our control,” ujarnya.
Baca Juga
Danantara Bakal Pangkas Lebih dari 10 Anak Usaha Telkom (TLKM)
Telkom juga menilai sistem enkripsi dan keamanan siber harus berada dalam kendali nasional. Meski demikian, perusahaan tetap terbuka terhadap teknologi asing selama implementasinya sesuai kepentingan Indonesia.
Seno mengakui tantangan utama pengembangan sovereign AI di Indonesia masih terletak pada belum selarasnya langkah antar pemangku kepentingan. Karena itu, Telkom ingin menjadi anchor dalam membangun ekosistem AI nasional bersama regulator, kampus, pengembang lokal, dan industri.
“Kita perlu kesatuan, kesamaan dan alignment. Kalau mau growing big, we need to grow together,” katanya.
Lebih lanjut, Seno menyebut proyek 'AdyaChakra' masih berada pada tahap conceptual design. Telkom menargetkan showcase awal proyek tersebut dapat ditampilkan pada 17 Agustus mendatang sebelum masuk tahap pembangunan riil.

