Percepat Penanganan Sampah, Menteri LH Serahkan 31 Calon Lokasi Proyek PSEL ke Danantara
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Pemerintah terus memacu akselerasi program nasional pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di berbagai wilayah Indonesia. Sebagai langkah konkret, Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan koordinasi dengan Danantara Indonesia terkait penyerahan puluhan calon lahan proyek strategis tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Wisma Danantara pada Selasa (14/4/2026) ini menandai babak baru dalam integrasi pengelolaan sampah perkotaan dengan investasi energi terbarukan.
Baca Juga
Danantara Buka Tender Proyek Energi Sampah di 25 Kota Bulan Ini
Dalam koordinasi tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup menyampaikan 31 wilayah kepada Danantara Indonesia untuk dipelajari lebih lanjut. Dari jumlah tersebut, peta kesiapannya adalah sebagai berikut, yakni 20 lokasi dinyatakan telah sesuai dengan regulasi yang berlaku dan siap melanjutkan ke tahapan pemilihan mitra setelah kajian kelayakan rampung. Sebanyak 11 lokasi masih memerlukan proses verifikasi tambahan atau penyempurnaan regulasi di tingkat daerah maupun pusat. Sementara secara nasional, telah ada empat titik yang menyelesaikan seluruh tahapan pra-seleksi mitra secara lengkap.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah (pemda) dan pusat. Ia menjelaskan bahwa pemda memegang tanggung jawab penuh pada tahapan pra-seleksi, yang mencakup penetapan lokasi, kesesuaian tata ruang, hingga kepastian pasokan sampah.
"Setelah tahapan tersebut selesai dan lokasi dinyatakan siap, Danantara Indonesia bersama investor akan masuk ke proses seleksi mitra teknologi, pengembangan, hingga pembiayaan proyek," ujar Rosan.
Baca Juga
Dukung Program Waste to Energy, VKTR Siapkan Truk Sampah Listrik di IKN dan Jakarta
Ia menegaskan bahwa seluruh proses uji kelayakan akan mengacu pada Perpres Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungang. Tujuannya, memastikan proyek bersifat bankable dan kredibel bagi investor global maupun domestik.
Proyek PSEL ini tidak hanya dirancang sebagai solusi atas darurat sampah perkotaan, tetapi juga sebagai platform investasi strategis yang mendukung agenda transisi energi nasional.
Untuk menjaga standar tata kelola yang tinggi, Danantara akan melibatkan tim ahli lintas disiplin, baik dari dalam maupun luar negeri, dalam proses seleksi mitra. Hal ini diharapkan dapat memitigasi risiko proyek sejak dini serta menjamin keberlanjutan operasional fasilitas dalam jangka panjang.

