Triputra Agro (TAPG) Catat Penurunan Laba 52,78%
JAKARTA, Investortrust.id – Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) merosot sebanyak 52,78% dari Rp 2,33 triliun menjadi Rp 1,10 triliun hingga kuartal III-2023.
Baca Juga
PPN Pembelian Properti Dibebaskan, CTRA dan PWON Paling Diuntungkan
Manajemen TAPG dalam publikasi laporan keuangan, Kamis (26/10/2023) menyebutkan, penurunan laba bersih tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan dari Rp 6,74 triliun menjadi Rp 6,03 triliun. Hal ini memicu laba kotor turun dari Rp 2,78 triliun menjadi Rp 1,50 triliun.
Penurunan laba bersih juga dipicu atas peningkatan beban pokok dan pemasaran serta beban umum dan administrasi. Sedangkan biaya keuangan berhasil ditekan perseroan dari Rp 233,10 miliar menjadi Rp 119,96 miliar.
Baca Juga
Penurunan laba tersebut menjadi laba per saham dasar perseroan juga turun dari semula Rp 118 menjadi Rp 56 per saham.
