Tiga Saham Ini Masuk Daftar UMA, Tapi Pemicu Berbeda-beda
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan tiga saham berikut bergerak di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). Hal ini dipicu atas kenaikan harga yang signifikan dua saham dan penurunan harga signifikan satu saham.
Dua saham dengan kenaikan harga signifikan hingga masuk UMA tersebut adalah saham PT PMD Pictures Tbk (FILM) dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY). Kedua saham tersebut telah melesat masing-masing 32,57% dan 66,66% sepanjang bulan berjalan.
Baca Juga
Boeing 737 Bermasalah, Blinken Terpaksa Berganti Pesawat di Davos
“Dalam rangka perlindungan investor, kami menginformasikan telah terjadi peningkatan harga saham MSKY dan FILM di luar kebiasaan atau UMA,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI Pande Made Kusuma Ari A dalam penjelasan resminya di BEI, Kamis (18/1/2024).
Berdasarkan data perdagangan saham, harga saham FILM telah melesat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 3,960 menjadi Rp 5.250 hingga penutupan perdagangan kemarin atau melambung 32,57%.
Baca Juga
Wall Street Tertekan Kenaikan Yield Obligasi, Dow Jones Turun Tiga Hari Beruntun
Begitu juga dengan saham MSKY telah melesat dari level penutupan akhir tahun lalu Rp 99 menjadi Rp 165 pada penutupan perdagangan saham kemarin. Saham MSKY telah melambung 66% sepanjang Januari berjalan.
BEI juga memasukkan saham PT Falmaco Nonwoeven Industri Tbk (FLMC) dalam daftar saham yang bergerak UMA, namun alasan UMA berbeda dengan dua perusahaan di atas. UMA saham emiten ini dipicu atas penurunan dalam saham FLMC dalam beberapa pekan terakhir.
Data BEI mengungkap bahwa saham FLMC telah terjerembab dari level Rp 79 pada penutupan perdagangan akhir tahun lalu menjadi Rp 41 pada penutupan perdagangan saham kemarin atau morosot 48,10%.
