Simak! Ini Ringkasan Investasi di Kuartal II-2024 Versi DBS
JAKARTA, investortrust.id - Grup jasa keuangan Tingkat Asia, DBS baru saja merilis laporan investasi di kuartal II-2024 dalam DBS Chief Investment Officer (CIO) Insights 2Q24.
Chief Investment Officer DBS, Bank Hou Wey Fook memaparkan sejumlah poin penting dalam laporan yang disampaikannya pekan ini.
Berikut ringkasan investasi kuartal II-2024 dalam DBS CIO Insight 2Q24:
Baca Juga
Ini Imbauan Taktis DBS Group Research untuk Cari Cuan di 2024
● Kebijakan Makro
Dotplot Bank Sentral AS, yang menunjukkan tiga kali penurunan suku bunga pada 2025 sejalan dengan perlambatan ekonomi tanpa adanya masuk ke masa resesi. Bank Sentral Eropa (ECB) dapat menurunkan suku bunga lebih awal karena kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi. Normalisasi kebijakan telah dimulai oleh Bank Sentral Jepang (BOJ) sementara pelonggaran kebijakan di Tiongkok terus berlanjut.
● Prospek Ekonomi
Indeks Manajer Pembelian positif yang mengarah pada pertumbuhan memberikan kejutan secara global di tengah inflasi yang semakin meningkat. Ekspor Asia memperlihatkan pertumbuhan nyata.
Stimulus tambahan dibutuhkan untuk mencapai target pertumbuhan 5% bagi Tiongkok.
● Ekuitas
Penguatan ekuitas AS akan meluas didorong pendapatan perusahaan yang kuat dan pembelian kembali saham, sementara kebijakan pro-pertumbuhan akan mendukung kembalinya ekuitas
Tiongkok. Kinerja Jepang tetap netral dan Eropa di bawah rata-rata.
Baca Juga
Bank DBS Raup Lompatan Laba 87,83%, Manajemen Ungkap Fakta Ini
● Kredit
Peluang ada di kredit layak investasi, surat berharga yang dikeluarkan bank, dan sekuritas berbasis hipotek. Karena dominasi fiskal membuat kurva menjadi semakin curam, faktor-faktor menguntungkan ada di kredit berperingkat A/BBB berdurasi 3-5 tahun.
● Suku Bunga
Perlambatan yang terkendali dan penurunan suku bunga secara bertahap untuk mempertajam kurva imbal hasil berlangsung di AS dan Eropa. Pergeseran kebijakan di Bank Sentral Jepang untuk meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang berlangsung di seluruh kurva.
● Mata Uang
Mata uang Asia pulih setelah awal yang sulit, didorong oleh penguatan yen dan RMB yang stabil terhadap siklus penurunan suku bunga dunia yang dipimpin oleh AS dan perubahan positif yang terjadi bidang ekspor.
● Alternatif
Dapatkan imbal hasil lebih tinggi dari private assets melalui program terdiversifikasi yang terstruktur secara baik di seluruh kelas aset, strategi, dan umur aset.
● Komoditas
Harga minyak akan tetap kuat karena gangguan pasokan di Rusia dan Timur Tengah. Permintaan komoditas secara umum tetap lemah karena momentum ekonomi global melambat.
● Fokus tematik: Perusahaan Teknologi Raksasa Global
Kinerja perusahaan teknologi raksasa dunia (Big Tech) yang mengesankan adalah manifestasi dari Pertumbuhan Berkualitas dengan Harga Pantas (Quality Growth-at-a-Reasonable Price, Q-GARP).
Penilaian ganda (valuation multiples) telah mencapai tingkat kematangan sehingga memerlukan tolok ukur baru untuk kewajaran. Tiga bidang yang paling selaras dengan strategi DBS Group Research
adalah: Perusahaan Teknologi Raksasa Dunia, Kecerdasan Buatan, dan Keamanan Siber.
