Saham Berjangka AS Naik Jelang Pertemuan The Fed
NEW YORK, investortrust.id - Saham berjangka AS sedikit naik pada Minggu malam (28/7/2024). Wall Street bersiap menghadapi minggu sibuk laporan pendapatan perusahaan dan pertemuan Federal Reserve (The Fed).
Baca Juga
Kabar Baik, The Fed Tak Akan Menunggu Sampai Inflasi 2% untuk Pangkas Suku Bunga
Kontrak berjangka yang terkait dengan Dow Jones Industrial Average naik 87 poin, atau sekitar 0,2%. S&P 500 berjangka naik 0,2%, sementara Nasdaq 100 berjangka bertambah 0,3%.
Pergerakan harga terjadi setelah minggu yang bergejolak di pasar saham. Secara mingguan, S&P 500 merosot 0,8%, sedangkan Nasdaq Composite yang padat teknologi turun 2,1%. Namun, Dow naik 0,8% dan saham kecil Russell 2000 naik 3,5%.
Aksi jual saham megacap sektor tenkologi sempat menekan indeks utama Wall Street, namun memberi kesempatan kenaikan saham berkapitalisasi kecil. Aksi jual itu mulai mereda.
“Sekarang kita melihat lebih banyak partisipasi, meskipun hal ini menyebabkan beberapa volatilitas selama beberapa minggu terakhir, saya pikir ini pada akhirnya merupakan cerita yang lebih baik bagi investor jangka panjang seiring kita bergerak maju,” kata Callie Cox, kepala strategi pasar di Ritholtz. Wealth Management, seperti dikutip CNBC.
Laporan pendapatan minggu ini akan berperan dalam menentukan apakah saham-saham teknologi kini dapat bangkit kembali.
Peristiwa penting lainnya minggu ini adalah pertemuan Federal Reserve. Dijadwalkan bank sentral akan merilis pernyataan kebijakan baru pada hari Rabu.
The Fed diperkirakan tidak akan menurunkan suku bunga minggu ini, namun para trader akan mencari petunjuk mengenai seberapa besar kemungkinannya bank sentral akan mengambil tindakan pada pertemuan bulan September.
Baca Juga
