Proyeksi Marketing Sales Bertumbuh, Begini Prospek Saham 5 Emiten Pengembang Ini
JAKARTA, investortrust.id – Mayoritas emiten properti mencatatkan pertumbuhan penjualan marketing (marketing sales) yang stabil pada kuartal IV-2023. Sedangkan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) tercatat sebagai emiten dengan tingkat pertumbuhan paling tinggi mencapai 45%.
Pertumbuhan serupa diharapkan berlanjut tahun ini didukung stimulus properti berupa pembebasan pajak pertambahan nilai penjualan (PPN) properti. Penjualan juga akan didukung stimulus penurunan uang muka pembelian properti secara kredit.
Baca Juga
Target Marketing Sales dan Kinerja Ciputra (CTRA) Direvisi Naik, Bagaimana Sahamnya?
“Marketing sales properti tetap stabil meskipun berada di tengah penuh tantangan akibat pengetatan likuiditas dan penurunan daya beli masyarakat. Stabilitas tersebut memperkuat keyakinan bahwa penjualan properti tahun ini akan lebih bersinar kembali,” terang analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri Suweleh dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.
Terkait emiten dengan penjualan paling pesast, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, CTRA berhasil meraih angka penjualan di atas target mencapai Rp 10,2 triliun sepanjang 2023 atau menunjukkan penguatan 24% dari tahun lalu. Angka tersebut telah melampaui target sekitar Rp 9,6 triliun.
Bahkan, terang dia, raihan marketing sales tersebut tecatat sebagai yang tertinggi yang pernah diraih perseroan. Lompatan penjualan tersebut didukung peluncuran produk properti CitraGarden Bintaro yang berhasil menambah marketing sales hingga Rp 720 miliar dan Citra City Sentuk mencapai Rp 685 miliar.
Sedangkan penjualan marketing PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) sudah mencapai Rp 4,5 triliun. Angka tersebut memang lebih rendah dari target BRI Danareksa Sekuritas Rp 4,7 triliun dan target manajemen Rp 5 triliun. Penjualan properti ditopang tambahan marketing sales senilai Rp 1,4 triliun pada kuartal IV-2023. Adapun, marketing sales tahun ini diharapkan mencapai Rp 5 triliun.
Baca Juga
Meski Marketing Sales Tak Capai Target, Prospek Keuangan dan Saham Summarecon (SMRA) Tetap Kuat
Begitu juga dengan PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) membukukan marketing sales senilai Rp 1,34 triliun tahun 2023 atau lebih rendah dari target sekitar Rp 1,4 triliun. Namun angka tersebut sudah berada di atas target manajemen perseroan bernilai Rp 1,3 triliun. Sedangkan mareting sales tahun 2024 diperkirakan mencapai Rp 1,54 triliun.
Dengan raihan penjualan sepanjang 2023 ditambah dengan outlokk penjualan properti yang kuat tahun 2024 mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan overweight saham emiten sektor properti. Sedangkan saham CTRA menjadi pilihan teratas dan PWON.
Prospek Saham Emiten Properti
