Plafon FLPP untuk Masyarakat Bawah Rp 13,7 Tahun Ini
JAKARTA, investortrust.id --Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan dana bantuan pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp 13,72 triliun pada tahun ini.
"Itu dialokasikan untuk 166.000 unit rumah," ujar Basuki dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (28/2/2024).
Pemerintah juga mengalokasikan dana Rp 0,68 triliun untuk 166.000 unit Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), dan dana peserta tabungan perumahan rakyat untuk Pembiayaan Tapera sebesar Rp 0,83 triliun untuk 7.251 unit rumah.
Basuki menyatakan, pemerintah berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan dana FLPP di tahun 2024 menjadi 220.000 unit sesuai hasil rapat sebelumnya. Pada tahun 2023, pemerintah telah menyalurkan Rp 26,3 triliun dana FLPP untuk 229.000 unit rumah, Rp 895 miliar untuk 220.000 unit SBUM, Rp 52 miliar untuk pembayaran 13.993 unit Bantuan Biaya Administrasi, dan Rp 1,09 triliun dana peserta Tapera untuk penyaluran 7.020 unit pembiayaan Tapera.
FLPP adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. (ant)
Baca Juga
Digulirkan Dana FLPP Rp111,46 triliun Sejak 2010, Biayai 1,2 Juta Unit Rumah
