Pertumbuhan Pembiayaan Bikin Laba UUS BTN Melejit 110,5%
JAKARTA, Investortrust.id - Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 702,3 miliar pada 2023 atau melesat 110,5% dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp 333,6 miliar.
Naiknya laba, ditopang oleh pertumbuhan pembiayaan yang cukup besar.
Hal tersebut seperti diungkapkan Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, dalam konferensi pers paparan kinerja 2023 BTN, di Jakarta, Senin (12/2/2024).
“Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh meningkatnya penyaluran pembiayaan BTN Syariah sebesar 17,4% menjadi Rp 37,1 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 31,6 triliun,” katanya.
Baca Juga
Selain pembiayaan, lanjut Nixon, dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun UUS BTN juga meningkat sebesar 20,7% atau dari Rp 34,64 triliun pada 2022 menjadi Rp 41,8 triliun di tahun lalu.
Dikatakan, naiknya pembiayaan dan DPK juga memperkuat posisi aset UUS BTN menjadi Rp 54,3 triliun pada 2023 atau tumbuh 19,79% dibandingkan tahun 2022 yang tercatat Rp 45,3 triliun.
“Kenaikan aset BTN Syariah yang sudah lebih dari Rp 50 triliun ini membuat perseroan memiliki kewajiban untuk melaksanakan spin off BTN Syariah dan mendirikan BUS (bank umum syariah) yang akan dilaksanakan tahun ini,” terang Nixon.
