Pangkas Utang Jumbo, Prospek Parasidha (PSDN) Menguat
JAKARTA, investortrust.id – PT Parasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) berhasil memperbaiki kinerja keuangan yang diharapkan berdampak positif terhadap prospek bisnis perseroan ke depan.
Aksi nyata tersebut tergambar dari penurunan dalam total liabilitas perseroan dari Rp 580,69 miliar pada akhir kuartal III-2022 menjadi Rp 85,80 miliar pada akhir kuartal III-2023. Penurunan liabilitas dilakukan dengan menjual penyertaans aham perseroan di PT Aneka Coffe Industri. Dana hasil penjualan tersebut dimanfaatkan untuk menurunkan utang.
Baca Juga
Bank Mandiri (BMRI) Gelar RUPS Hari Ini, Siap-Siap dapat Guyuran Dividen Jumbo!
“Berkat keputusan berani manajemen memangkas utang dengan melepas asetnya menjadi sentiment utama terhadap prospek saham ini ke depan, sehingga saham ini direkomendasikan beli dengan target harga Rp 200,” tutur seorang sumber di Jakarta, kemarin.
Selain faktor tersebut, dia mengatakan, potensi penguatan saham PSDN didukung lompatan laba per saham perseroan menjadi Rp 149 hingga akhir September 2023. Lompatan tersebut didukung keuntungan dari pelepasan aset.
Baca Juga
Secara keuangan, dia mengatakan, PSDN tergolong sebagai perusahaan sehat setelah pelepasan aset. Net profit margin melesat menjadi 62,85% dan ROE mencapai 237,2%. Begitu juga dengan ROA tinggi mencapai 121,89%.
Parasidha (PSDN) merupakan perusahaan pengolahan dan perdagangan karet rema, kopi bubuk, kopi biji dan instan. Sedangkan ebrtindak sebagai pengendali PT Prasidha dengan kepemilikan 47% saham PSDN. Sisanya dikuasai PT Aneka Bumi Prasidha mencapai 9,47%, PT Aneka Agroprasidha 7,92%, Igianto Joe menguasai 18,92%, dan Agus Soegiarto menggenggam 4,58% saham PSDN.
