OJK Jamin Pemilu 2024 Tidak Ganggu Industri Keuangan
JAKARTA, investortrust.id - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menjamin kontestasi pemilu 2024 tidak akan mengganggu sektor industri keuangan.
Pernyataan itu disampaikan Mahendra di sela-sela Seminar Nasional Outlook Perekonomian Indonesia di The St. Regis Jakarta, Jumat (22/12/2023).
Tidak hanya pemilu, dia menyebut sejumlah faktor lain bisa saja membawa ketidakpastian dan resiko terhadap industri keuangan.
Baca Juga
Gara-gara Aksi Ini, Investor Asing Net Sell Saham Rp 68,76 Miliar
"Sampai saat ini kami melihat sebaliknya angka-angka pertumbuhan pembiayaan apakah itu kredit, apakah itu dari industri pembiayaan multifinance apakah itu dari pasar modal bahwa nilai yang terjadi dan juga tingkat pertumbuhannya tidak mencerminkan aspek resiko dan dampaknya pada penurunan dari kinerja itu," paparnya.
Ia juga menambahkan OJK akan selalu melihat segala peningkatan resiko terhadap industri keuangan berdasarkan data dan fakta, termasuk soal pemilu 2024 mendatang.
Baca Juga
"Ya, jadi kami melihatnya dengan data dan fakta. Bukan dengan persepsi. Jadi berdasar hal itu kami juga bisa mengkonfirmasi apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa dilihat dari berbagai data tadi, resiko kalaupun itu dilihat sebagai suatu resiko pada pemilihan umum tidak mempengaruhi kinerja," imbuhnya.
Sementara itu, ia berharap justru ke depan proses perhelatan pemilu 2024 akan menghadirkan dampak positif terhadap pertumbuhan konsumsi masyarakat.
"Tentu (pelaksanaan pemilu 2024) tidak akan mempengaruhi banyak kinerja sektor IJK dalam segi negatif. Justru kami berharap prosesnya dapat meningkatkan pertumbuhan konsumsi lebih tinggi," pungkas Mahendra Siregar.
