Gara-gara Aksi Ini, Investor Asing Net Sell Saham Rp 68,76 Miliar
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 68,76 miliar di seluruh pasar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (22/12/2023), menguat 27,9 poin (0,39%) ke level tertinggi baru tahun ini 7.237,52.
Net sell tersebut dipicu besarnya penjualan bersih saham di pasar negosiasi oleh investor asing hingga mencapai Rp 395,17 miliar. Sedangkan transaksi investor asing di pasar regular masih net buy mencapai Rp 326,41 miliar.
Net sell terbanyak di seluruh pasar melanda saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) Rp 403,52 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 99,91 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 94,83 miliar, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Rp 89,13 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 49,25 miliar.
Baca Juga
Sebaliknya, net buy terbanyak melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 254,48 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 160,54 miliar, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) Rp 137,25 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 80,97 miliar, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 46,45 miliar.
Penguatan indeks didukung kenaikan saham sektor material dasar 0,78%, sektor consumer primer 0,68%, sektor keuangan 0,38%, sektor kesehatan 0,34%, dan sektor industry 0,52%.
Pelemahan melanda saham sektor transportasi 1,21%, sektor teknologi 0,18%, sektor property 0,02%, dan sektor energi dengan penurunan 0,15%.
Sejalan dengan kenaikan IHSG, kelima saham berikut torehkan penguatan, yaitu saham PT Visi Telekomunikasi Infrastruktur Tbk (GOLD) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 68 (24,82%) menjadi Rp 342.
Baca Juga
Penguatan juga melanda saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) senilai Rp 12 (18,75%) menjadi Rp 76, PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) menguat Rp 56 (15,56%) menjadi Rp 416, PT Rukur Raharja Tbk (RAJA) menguat Rp 185 (14,18%) menjadi Rp 1.490, dan PT Galva Technologies Tbk (GLVA) naik Rp 80 (13,33%) menjadi Rp 680.
Sebaliknya saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu BRPT kembali lanjutkan pelemahan sebanyak Rp 65 (4,41%) menjadi Rp 1.410 dan BREN ditutup stagnan level Rp 7.500. Dua saham lainnya CUAN dan TPIA sedang mengalami suspensi oleh BEI.
Beberapa saham dengan penurunan paling dalam sepanjang harin ini, yaitu saham PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU), PT Humpuss Maritim Itnernasional Tbk (HUMI), PT Sumber Sinergi Makmur Tbk (IOTF), PT Toba Pulb Lestari Tbk (INRU), dan PT Sumber Energi Andalan TbK (ITMA).
