Meski Dipangkas, Sekuritas Ini Sebut Potensi Penguatan Harga Saham GOTO Capai 100%
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareksa Sekuritas kembali mempertahankan rekomendasi beli saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), meskipun target harga saham dipangkas dari Rp 125 menjadi Rp 120 per saham.
Dengan target harga Rp 120, terbuka potensi penguatan saham teknologi raksasa Indonesia ini sebanyak 100%, dibandingkan harga penutupan saham GOTO kemarin level Rp 60.
Baca Juga
Usai EBITDA Disesuaikan Positif, GOTO Ungkap Harapan Ini di 2024
“Kami mempertahankan beli saham GOTO, karena perseroan sudah berada di jalur terpercaya untuk menciptakan nilai atau value cration. Sedangkan peningkatan nilai juga datang dari segmen bisnis fintech perseroan yang dinilai masih terlalu murah,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margaronis dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan bahwa rekomendasi beli tersebut juga mempertimbangkan segmen bisnis on demand service (ODS) melalui Gojek yang cenderung menunjukkan peningakatan take rate. Hal ini didukung inisiasi perseroan dalam meningkatkan layanan dengan margin yang lebih tinggi.
Baca Juga
Profitabilitas Membaik, GOTO Minta Restu Buy Back Saham US$ 200 Juta
“Kami juga melihat bahwa GOTO akan berupaya menambah armada sepeda motor dan mobil Gojek dengan kendaraan baru, sehingga guna menawarkan tingkat pengembalian lebih baik bagi perseroan dan pengemudi,” terangnya.
Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Skeuritas untuk mempertahankan perbaikan terus menerus kinerja GOTO. EBITDA disesuaikan diperkirakan positif menjadi Rp 86 miliar tahun ini, dibandingkan rugi tahun lalu Rp 3,67 triliun. Pendapatan eprseroan juga diperkirakan mencapai Rp 10,72 triliun. Sedangkan rugi bersih diperkirakan turun dalam menjadi Rp 4,33 triliun tahun 2024.
