Mandiri Sekuritas Optimistis Dana IPO Saham Tahun Ini Meningkat
JAKARTA, investortrust.id - Mandiri Sekuritas optimistis pengumpulan dana melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham tahun 2024 akan meningkat, dibandingkan realisasi tahun lalu.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, emiten yang menggelar IPO saham akan bersumber dari berbagai sektor dan sebagian besar direalisasikan pada semester I tahun ini.
Menurut dia, perusahaan IPO saham bisa berskala besar, menengah, hingga kecil. “Adanya agenda pemilu tidak akan memberikan sentimen negatif terhadap IPO sahamt tahun ini,” terangnya di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Baca Juga
Terkait target perusahaan yang bakal di bawa melantai di BEI, dia mengatakan, Mandiri Sekuritas akan membawa beberapa anak usaha BUMN masuk pasar. “Kita ada beberapa sedang didiskusikan, saya belum bisa disclosure,” ujarnya saat ditemui di Gedung BEI.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap sebanyak 60 perusahaan masuk antrian (pipeline) IPO saham tahun ini. Angka ini sudah mendekati target IPO 2024 sebanyak 62 perusahaan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Indonesia, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, pipeline penawaran umum masih terdapat 85 dengan perkiraan nilai indikatif sebesar Rp 28,68 triliun, di antaranya merupakan rencana IPO oleh emiten baru sebanyak 60 perusahaan.
Baca Juga
Lima Saham Ini Melesat Saat IHSG Anjlok, Bahkan Satu Saham ARA
Mengutip data yang disuguhkan Inarno, tertulis bahwa dalam pipeline dimaksud, ada 60 IPO saham dengan nilai total pengumpulan dana Rp 10,01 triliun. Ada pula 11 penawaran umum terbatas (PUT) senilai Rp 5,4 triliun, 8 EBUS dengan nilai Rp 9,26 triliun, serta PUB EBUS senilai Rp 4,01 triliun.
Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menargetkan jumlah perusahaan tercatat di bursa pada 2024 akan bertambah 62. Target ini terpantau turun atau lebih sedikit dibandingkan realisasi 2023 yang mencapai 79 saham.
