Kredit BRI Tumbuh Kuat Sebesar 12,53%
JAKARTA, Investortrust.id - Hingga akhir September 2023 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 12,53% (year on year/yoy). Angka kucuran kredit pada periode yang berakhir September 2023 tercatat sebesar Rp1.250,72 triliun.
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama BRI, Sunarso dalam konferensi pers paparan kinerja keuangan triwulan III-2023 yang digelar secara virtual via Zoom, Rabu (25/10/2023). "Total kredit yang disalurkan BRI mencapai Rp1.250,72 triliun," jelas Sunarso.
Baca Juga
Pencapaian BRI tersebut selaras dengan proyeksi yang telah ditargetkan sebelumnya, yaitu dengan pertumbuhan kredit sebesar 10% hingga 12% secara tahunan. "Proyeksi atau guidence yang diberikan oleh BRI selama ini dimana kita mentargetkan selama tahun 2023 ini kredit akan tumbuh 10 sampai 12 persen secara tahunan," tuturnya.
Peningkatan kredit emiten berkode BBRI tersebut terjadi di tengah ketidakpastian perekonomian global, menyusul meningkatnya eskalasi geopolitik dunia yang ikut memengaruhi atmosfir iklim berusaha di Tanah Air.
Baca Juga
Melalui CSR, BRI Selaraskan Pertumbuhan Bisnis dengan Peningkatan Nilai Sosial
Menurut Sunarso, kemampuan BRI menyalurkan kredit yang tumbuh double digit merupakan salah satu kontributor utama atau penopang utama kinerja BRI Group.
Selain itu, penopang utama kinerja BRI lainnya adalah penghimpunan dana pihak ketiga dan dana murah yang juga tumbuh double digit, kualitas kredit yang terjaga, serta proporsi fee based income yang porsinya terus meningkat terhadap keseluruhan pendapatan BRI.
Dalam kesempatan tersebut Sunarso juga membeberkan bahwa seluruh segmen kredit tumbuh secara positif.
Baca Juga
Memanfaatkan Momentum Pemulihan, Kinerja Bisnis Wholesale BRI Semakin Solid
"Dan saya mau highlight, bahwa khusus penyaluran kredit kepada UMKM itu tumbuh 11,01%, dimana semula di kuartal III tahun lalu kredit kepada UMKM itu Rp935,86 triliun, yang selama sembilan bulan ini kredit kepada UMKM saja sudah tembus diatas Rp1.000 triliunlebih, tepatnya kredit kepada UMKM selama sembilan bulan sudah mencapai Rp1.038,90 triliun," ujarnya.
Dengan demikian, porsi kredit terhadap UMKM mencapai 83,06% dibandingkan dengan total kredit yang dikucurkan oleh BRI. (CR-2)
