Kisah Keluarga Marteen Paes Nangis Saat Minta Izin Bela Timnas Indonesia
JAKARTA, investortrust.id – Ketua Umum PSSI Erick Thohir membuka sebuah rahasia mengharuskan dalam proses naturalisasi Marteen Paes. Dia menyebut keluarga kiper FC Dallas itu sempat menangis saat minta izin membela lambang Garuda.
Marteen Paes lahir di Nijmagen, 14 Mei 1998. Kariernya panjang sejak dari klub lokal NEC Nijmegen hingga kini bermain di MLS untuk FC Dallas. Dia juga sempat membela FC Utrecht seperti beberapa pemain Timnas Indonesia lain macam Stefano Lilipaly, Marck Klok, Shayne Pattynama, hingga Ivar Jenner.
Selama memperkuat FC Utrecht, Marteen Paes tercatat telah tampil 44 kali di Eredivisie Belanda. Kini, Marteen Paes bermain untuk FC Dallas. Dia tampil cukup impresif dengan mencatatkan 66 kali penampilan dengan 16 kali clean sheets. Dia punya rata-rata kemasukan 1,01 kebobolan per pertandingan.
Baca Juga
Bukan Timnas Indonesia, Takumi Minamino Lebih Takut Lawan Vietnam
Marteen Paes juga tercatat pernah memperkuat tim junior Belanda di hampir semua kelompok usia. Sebut saja Belanda U-19, U-20, dan U-21.
Sekarang, proses naturalisasi Marteen Paes terus berlanjut. Penjaga gawang asal Belanda keturunan Maluku itu sudah melengkapi berkas-berkas untuk menjadi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dia juga melakukan medical check-up dan wawancara dengan Badan Intelijen Negara (BIN).
Erick Thohir mengungkapkan Marteen Paes telah meminta izin kepada neneknya yang asli Maluku, dan kedua orang tua untuk membela Indonesia. Keputusan yang diambil pemain berusia 25 tahun tersebut ternyata membuat mereka terharu dan bangga.
“Ketika dia (Maarten Paes) ketemu nenek dan orang tuanya untuk pamitan memperkuat Timnas Indonesia, nangis (terharu) keluarganya. Jadi, dia memutuskan untuk memperkuat (Indonesia),” ujar Erick Thohir.
Baca Juga
Profil Maarten Paes, Calon Pemain Timnas Indonesia dari MLS Diperkenalkan Erick Thohir
